Kota Tangerang

FSPP Kota Tangerang Luncurkan “Kobong Bahasa”, Cetak Santri Siap TOEFL dan IELTS untuk Raih Mimpi Global

TANGERANG – Dunia pesantren kini tak lagi hanya identik dengan kitab kuning dan ilmu agama. Di Kota Tangerang, para santri justru tengah bersiap menembus kancah global lewat kemampuan bahasa asing. Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kota Tangerang resmi menghadirkan program inovatif bertajuk “Kobong Bahasa”, yang dirancang khusus untuk mencetak santri mahir berbahasa Inggris dan siap menghadapi academic preparation test seperti TOEFL dan IELTS.

Chief Organizer Kobong Bahasa FSPP Kota Tangerang, Mohammad Adib Nashirulmillah, menjelaskan bahwa program ini menjadi wadah pembinaan bagi para santri berprestasi agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Kobong Bahasa diikuti oleh santri-santri berprestasi dari 60 santri yang tergabung dalam FSPP Kota Tangerang. Telah diseleksi sebanyak 20 orang santri untuk mengikuti kelas. Nantinya, mereka akan terus disaring sesuai kebutuhan apakah untuk TOEFL atau IELTS. Kelas dilakukan secara intensif setiap Sabtu dan juga Minggu dengan 24 kali pertemuan di Grha Santri 2208 Kota Tangerang,” ungkapnya, Rabu (8/10/25).

Adib menambahkan, seluruh materi pembelajaran disusun secara mandiri dan tetap berakar pada budaya pesantren, sehingga para peserta tidak hanya belajar untuk diri sendiri, tetapi juga menjadi agen ilmu di pesantrennya masing-masing.

“TOEFL dan IELTS menjadi salah satu fokus kami karena sertifikat ini dapat digunakan untuk kebutuhan beasiswa, atau pun bekerja. Baik dalam negeri atau pun luar negeri. Jadi, para santri memiliki kesempatan yang lebih besar untuk meraih mimpinya,” lanjutnya.

Tak hanya soal penguasaan bahasa, Kobong Bahasa juga membawa misi besar: menyiapkan generasi santri yang cakap, berdaya saing global, dan berjiwa pemimpin. Melalui metode pembelajaran intensif selama 24 sesi, para peserta diharapkan tidak hanya menguasai teknik ujian, tetapi juga memiliki kepercayaan diri untuk tampil di forum internasional.

“Kami harap, seluruh santri yang tergabung dapat meneruskan ilmu yang didapat ke pesantren masing-masing dan masyarakat. Mudah-mudahan, di batch perdana ini para santri dapat meraih hasil yang maksimal untuk TOEFL atau pun IELTS mereka. Sehingga, dapat menjadi calon-calon pemimpin di masa depan,” tutupnya.

Program Kobong Bahasa ini menjadi bukti bahwa pesantren kini siap bertransformasi, melahirkan santri yang tidak hanya unggul dalam akhlak dan keilmuan agama, tetapi juga memiliki kompetensi akademik dan kemampuan bahasa yang mumpuni untuk bersaing di dunia global.

Related Posts

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *