Sabtu, 3 Oktober 2026

Kabupaten Tangerang Raih Penghargaan Inspiratif Swasembada Pangan, Aplikasi Jaga Desa Jadi Sorotan

BAGIKAN:
Kabupaten Tangerang Raih Penghargaan Inspiratif Swasembada P...
0
Kabupaten Tangerang Raih Penghargaan Inspiratif Swasembada Pangan, Aplikasi Jaga Desa Jadi Sorotan

Tangerang, – Kabupaten Tangerang kembali menorehkan prestasi gemilang. Kali ini, daerah yang dikenal sebagai Lumbung Pangan Banten itu berhasil meraih penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 pada acara Abraham Live in Banten Nusantara TV (NTV) di ICE BSD City, Senin (29/9/25).

Acara bergengsi tersebut menghadirkan sejumlah tokoh nasional sebagai narasumber, di antaranya Gubernur Banten Andra Soni, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, serta Kajati Banten Siswanto.

Penghargaan langsung diterima oleh Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari inovasi digital berbasis transparansi yang kini menjadi andalan Pemkab Tangerang, yaitu aplikasi Jaga Desa.

“Kami sudah diberikan kesempatan untuk melakukan tata kelola desa secara transparan, baik dari sisi pengelolaan keuangan, pemanfaatan potensi desa, hingga memastikan desa hadir sebagai fasilitator untuk kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mengimplementasikan aplikasi Jaga Desa di 246 desa, dan alhamdulillah saat ini semua sudah berjalan,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.

Menurutnya, aplikasi Jaga Desa mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan dan keuangan desa yang lebih transparan, akuntabel, dan partisipatif. Melalui sistem ini, pemantauan penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) maupun Dana Bagi Hasil Pajak dan Retribusi sebesar 10 persen bisa dilakukan secara lebih seksama.

"Melalui aplikasi tersebut, pemerintah dapat memantau sejauh mana kepala desa memanfaatkan Alokasi Dana Desa (ADD) maupun Dana Bagi Hasil Pajak dan Retribusi yang diberikan daerah sebesar 10 persen. Dengan demikian, transparansi penggunaan anggaran desa dapat terjaga sesuai hasil musyawarah Badan Permusyawaratan Desa (BPD)," jelasnya.

Bupati menambahkan, manfaat Jaga Desa sudah mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia mencontohkan adanya kelompok tani yang mampu memperoleh keuntungan hingga puluhan juta rupiah.

“Alhamdulillah, berkat sinergi ini, beban para kepala desa mulai terasa ringan. Bahkan sudah ada kelompok tani yang memperoleh manfaat nyata, seperti hasil panen bawang yang bisa mendatangkan keuntungan hingga Rp12 juta. Ini bukti bahwa pemberdayaan desa benar-benar menyentuh masyarakat,” imbuhnya.

Ke depan, Maesyal Rasyid berharap inovasi digital ini tidak hanya dipertahankan, tetapi juga terus dikembangkan dengan dukungan semua pihak, mulai dari Kejaksaan Negeri hingga perangkat desa.

Bupati Tangerang Dorong Koperasi Desa Jadi Tulang Punggung Ekonomi Kerakyatan
Artikel Selanjutnya

Bupati Tangerang Dorong Koperasi Desa Jadi Tulang Punggung Ekonomi Kerakyatan

Penulis: Tiara Herawati
Diterbitkan: 30 September 2025, 09:58 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Modus Test Drive, N-Max Dibawa Kabur

Konten Redaksi Jumat, 11 September 2026 | 18:46 WIB

Upah Diduga di Bawah UMK, KSPSI Tantang Pemkab Tangerang Periksa PT Yifang

Konten Redaksi Rabu, 9 September 2026 | 22:13 WIB

Keluhan Warga Cipari Direspons, Jalan Rusak Jadi Prioritas

Konten Redaksi Selasa, 8 September 2026 | 08:31 WIB

Hendra Wijaya Terpilih Pimpin PWI, Serukan Persatuan dan Profesionalisme

Konten Redaksi Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Resmikan Masjid Jami Al Ichlas, Andra Soni Titip Pesan untuk Warga Cisauk

Konten Redaksi Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Di Balik Layar @ceritangsel, Ada Minpam, Minde, dan Mincip yang Menemani Warga Tangerang Selatan

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Rabu, 22 Juli 2026 | 19:02 WIB