Minggu, 4 Oktober 2026

Bupati Tangerang Dorong Koperasi Desa Jadi Tulang Punggung Ekonomi Kerakyatan

BAGIKAN:
Bupati Tangerang Dorong Koperasi Desa Jadi Tulang Punggung E...
0
Bupati Tangerang Dorong Koperasi Desa Jadi Tulang Punggung Ekonomi Kerakyatan

Tangerang – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa koperasi harus menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan yang tumbuh dari desa.

Hal itu ia sampaikan saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Perkoperasian Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Mahogani Ballroom Aryaduta Hotel, Kelapa Dua, Senin (29/9/25).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal menekankan bahwa koperasi bukan sekadar lembaga simpan pinjam, melainkan wadah penting untuk memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat, membuka lapangan kerja, hingga meningkatkan kesejahteraan.

"Koperasi harus menjadi tuntunan nyata bagi pembangunan bangsa. Dari desa inilah ekonomi kerakyatan dibangun, supaya masyarakat tidak selalu bergantung ke kota. Jika desa kuat, maka masyarakatnya akan lebih sejahtera," ungkap Bupati Maesyal.

Ia juga menyoroti pentingnya membangun koperasi dengan keikhlasan dan ketulusan, meski keterbatasan anggaran sering menjadi tantangan. Pemerintah daerah, lanjutnya, terus berupaya memberikan dukungan, mulai dari akses pembiayaan, pendampingan, hingga pemanfaatan ruang desa sebagai kantor koperasi sementara.

"Walaupun anggaran terbatas, jika dikelola dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab, Insya Allah akan selalu ada jalan. Pemerintah menyiapkan berbagai sumber, baik dari UPTD dana bergulir maupun CSR, untuk mendorong Koperasi Desa Merah Putih agar benar-benar berjalan dan tidak stagnan," jelasnya.

Bupati berharap kegiatan Bimtek tersebut mampu memperkuat peran koperasi desa sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat dengan sistem kelembagaan yang sehat, transparan, dan berdaya saing.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Rd. Anna Ratna Maemunah, menyebutkan bahwa tujuan Bimtek adalah meningkatkan kompetensi pengawas koperasi, khususnya dalam hal tata kelola, akuntabilitas, dan pemanfaatan dana bergulir.

"Peserta kegiatan ini sebanyak 137 orang, yang merupakan seluruh Ketua Pengawas KDKMP dan KKMP se-Kabupaten Tangerang. Narasumber berasal dari Dinas Koperasi, BRI, Ikatan Notaris Indonesia, Perum Bulog, Pertamina Patra Niaga, Telkom Indonesia, hingga PKN STAN. Kegiatan dilaksanakan satu hari penuh dengan metode materi, diskusi, dan tanya jawab," jelasnya.

Dengan dorongan dari pemerintah daerah serta sinergi berbagai pihak, koperasi desa diharapkan benar-benar bisa menjadi benteng ekonomi masyarakat, bukan hanya nama tanpa pergerakan.

Hut Ke-33 Kecamatan Kosambi, Sekda Soma Atmaja Dorong Inovasi Pelayanan Publik dan Gerakan UMKM Lokal
Artikel Selanjutnya

Hut Ke-33 Kecamatan Kosambi, Sekda Soma Atmaja Dorong Inovasi Pelayanan Publik dan Gerakan UMKM Lokal

Penulis: Tiara Herawati
Diterbitkan: 29 September 2025, 22:34 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Modus Test Drive, N-Max Dibawa Kabur

Konten Redaksi Jumat, 11 September 2026 | 18:46 WIB

Upah Diduga di Bawah UMK, KSPSI Tantang Pemkab Tangerang Periksa PT Yifang

Konten Redaksi Rabu, 9 September 2026 | 22:13 WIB

Keluhan Warga Cipari Direspons, Jalan Rusak Jadi Prioritas

Konten Redaksi Selasa, 8 September 2026 | 08:31 WIB

Hendra Wijaya Terpilih Pimpin PWI, Serukan Persatuan dan Profesionalisme

Konten Redaksi Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Resmikan Masjid Jami Al Ichlas, Andra Soni Titip Pesan untuk Warga Cisauk

Konten Redaksi Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Di Balik Layar @ceritangsel, Ada Minpam, Minde, dan Mincip yang Menemani Warga Tangerang Selatan

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Rabu, 22 Juli 2026 | 19:02 WIB