Jumat, 9 Oktober 2026

Mahasiswa STAI Wasilatul Falah Gencarkan Literasi, Saepullah: Membangun Budaya Membaca

BAGIKAN:
Mahasiswa STAI Wasilatul Falah Gencarkan Literasi, Saepullah...
0
Mahasiswa STAI Wasilatul Falah Gencarkan Literasi, Saepullah: Membangun Budaya Membaca

Presiden Mahasiswa STAI Wasilatul Falah, Saepullah, memimpin langsung kegiatan literasi yang diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan mahasiswa Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Pasirtangkil, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan minat baca serta literasi digital masyarakat, terutama anak-anak dan remaja.

Dalam kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (8/2), Saepullah menekankan pentingnya literasi sebagai dasar membangun generasi yang lebih kritis dan berwawasan luas. Ia tidak hanya memberikan motivasi tetapi juga ikut serta dalam diskusi buku dan sesi membaca bersama anak-anak desa.

“Kami ingin menghadirkan budaya membaca yang menyenangkan. Literasi bukan hanya soal membaca buku, tetapi juga bagaimana kita memahami dan menerapkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Saepullah.

Para mahasiswa PKM turut berperan aktif dengan mengenalkan konsep literasi digital kepada remaja desa. Mereka mengajarkan cara memilah informasi yang benar serta membangun kebiasaan berpikir kritis di era digital yang penuh dengan informasi yang belum tentu valid.

Ketua Pelaksana, Nurana, mengapresiasi peran Saepullah dalam kegiatan ini. Menurutnya, keterlibatan langsung Presiden Mahasiswa memberikan semangat lebih bagi mahasiswa dan masyarakat untuk menjadikan literasi sebagai bagian dari kehidupan mereka.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa kepemimpinan mahasiswa dapat menjadi penggerak perubahan sosial. Kami berharap gerakan literasi ini terus berkembang dan menjangkau lebih banyak daerah,” kata Nurana.

Program ini diakhiri dengan pembagian buku bacaan untuk masyarakat setempat. Saepullah menegaskan komitmennya untuk terus mendorong program literasi di wilayah lain guna menciptakan masyarakat yang lebih berpengetahuan dan berdaya saing.

“Membangun budaya literasi adalah investasi jangka panjang. Semakin banyak yang terlibat, semakin besar dampak positifnya bagi masa depan bangsa,” tutup Saepullah.

Aktivis atau Akademisi? Begini Pandangan Presiden Mahasiswa STAI Wasilatul Falah
Artikel Selanjutnya

Aktivis atau Akademisi? Begini Pandangan Presiden Mahasiswa STAI Wasilatul Falah

Penulis: Hasan Komarudin
Diterbitkan: 11 Februari 2025, 19:01 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Dari Kerokan ke Algoritma: Ketika Pengobatan Tradisional Bertemu Dunia Digital

Konten dari Pengguna Opini Senin, 28 September 2026 | 14:01 WIB

ILHAM 7S: Kreator Gaming Indonesia dengan Perjalanan Konsisten Membangun Komunitas Digital

Konten dari Pengguna Cerita Kamis, 24 September 2026 | 08:46 WIB

JENI NUR AINI Menuntaskan 10K Pertama di TNI Run 2026

Konten dari Pengguna Cerita Minggu, 20 September 2026 | 12:27 WIB

JIKA NEGERIKU BERSIH DARI KORUPSI

Konten Redaksi Jumat, 4 September 2026 | 20:44 WIB

Literasi bukan hanya soal membaca : Ketika masyarakat kehilangan kemampuan memahami

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 1 September 2026 | 13:38 WIB

“Inside Out” Dorong Kemandirian Mitra dalam Pemberdayaan Anak Marginal di Panti Asuhan Miftahul Huda Blitar

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:06 WIB

Beyond the Beach: Ketika Wisatawan Meracik Cerita dan Suvenirnya Sendiri di Bali

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:27 WIB

Bibir Sumbing Bisa Terdeteksi Sejak Kehamilan, Ini yang Perlu Diperhatikan

Konten Redaksi Senin, 10 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Ancaman Kesehatan di Balik Kebiasaan Tidur Larut Malam yang Sering Diabaikan

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Rabu, 5 Agustus 2026 | 09:11 WIB