Selasa, 6 Oktober 2026

Desa Sindangheula Menggelar Acara Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Stunting Melalui Kader Posyandu

BAGIKAN:
Desa Sindangheula Menggelar Acara Pemberdayaan Masyarakat da...
0
Desa Sindangheula Menggelar Acara Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Stunting Melalui Kader Posyandu

SERANG - Desa Sindangheula menggelar acara Pemberdayaan Masyarakat Dalam pencegahan stunting melalui kader Posyandu, Desa Sindangheula menunjukkan komitmennya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan acara Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Stunting.

Acara yang digelar pada Kamis (29/8/24). Tersebut dihadiri oleh berbagai pihak penting yang berperan untuk keberhasilan program ini, termasuk Kepala Desa Sindangheula, Suheli, S.Kom.I.,MM; Kepala Seksi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Serang, Hendar; serta Bidan Desa Sindangheula, Muhibah Sulistiyani.

Selain itu, hadir pula aparatur desa serta kader Posyandu dan anggota PKK yang menjadi garda terdepan dalam pencegahan stunting di tingkat desa.

Stunting, yang merujuk pada kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu yang lama, menjadi perhatian utama dalam kegiatan ini.

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat serta memberdayakan kader Posyandu sebagai ujung tombak dalam upaya pencegahan stunting.

Kepala Desa Sindangheula, Suheli, dalam sambutannya pada acara Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Stunting, menegaskan bahwa pemerintah desa telah mengalokasikan anggaran khusus untuk penanganan stunting. Menurut Suheli, penggunaan anggaran ini harus dilakukan secara tepat sasaran agar program-program yang direncanakan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Dari pemerintah desa Sindangheula, untuk penanganan stunting, sekitar 10% dari anggaran desa dialokasikan untuk pemenuhan makanan tambahan dan pemberdayaan masyarakat melalui kader Posyandu," ujar Suheli.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini dilakukan secara rutin setiap bulan, meliputi pelayanan Posyandu di setiap kampung, penyuluhan kesehatan, dan pemberian makanan bergizi. "Kami fokus pada anak-anak yang menunjukkan tanda-tanda awal stunting, memberikan mereka menu makanan yang bergizi agar kondisi mereka tidak memburuk," jelasnya.

Dinkes Tangsel Gelar Pemeriksaan Kesehatan Ibu Hamil dalam Rangka Peringatan Pekan ASI dan Gerakan Cegah Stunting
Artikel Selanjutnya

Dinkes Tangsel Gelar Pemeriksaan Kesehatan Ibu Hamil dalam Rangka Peringatan Pekan ASI dan Gerakan Cegah Stunting

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 29 Agustus 2024, 12:48 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:50 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Tembus 7 Juta Peserta, CKG Banten Duduki Peringkat Kedua Nasional

Konten Redaksi Senin, 5 Oktober 2026 | 20:54 WIB

MEET YOURSELF: Ketika Ruang Kecil Menjadi Tempat untuk Kembali Mengenal Diri

Konten dari Pengguna Opini Sabtu, 3 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Lapas Bandanaira Gandeng Puskesmas Walang Gelar CKG bagi Warga Binaan ‎

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 1 Oktober 2026 | 04:58 WIB

Pemeriksaan Kesehatan Rutin, Lapas Bandanaira Pastikan Kondisi Warga Binaan Terpantau

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 17 September 2026 | 13:38 WIB

Rembuk Stunting Sindangheula, Cari Solusi dari Persoalan di Lapangan

Konten Redaksi Sabtu, 12 September 2026 | 19:24 WIB

Alzan Subhan: Fakta di Balik Krim/Skincare Instan

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 8 September 2026 | 22:08 WIB

Erupsi Anak Krakatau, Layanan Kesehatan Banten Siaga

Konten Redaksi Senin, 7 September 2026 | 10:59 WIB

Gunung Anak Krakatau Meningkat, Disdik Lebak Terapkan Pembelajaran Dari Rumah

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 22:22 WIB

Waspada! Abu Anak Krakatau Ancam Kesehatan

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 17:06 WIB

Ajak Hidup Sehat, Lapas Bandanaira Gelar Senam Bareng Peserta Magang dan Warga Binaan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 4 September 2026 | 07:53 WIB