Reynhard SP Silitonga, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, mengungkapkan perhatian mendalam terhadap peningkatan kasus HIV dan Tuberkulosis (TBC) di kalangan narapidana.
Dalam pernyataannya, Silitonga menyatakan, “Data terbaru menunjukkan adanya peningkatan kasus HIV positif dan TBC di kalangan narapidana. Dengan menjadikan HIV-AIDS sebagai prioritas utama, kami telah mengembangkan standar pelayanan serta Rencana Aksi Nasional HIV-TBC 2025-2029 untuk menghadapi tantangan ini.”
Selain itu, kegiatan mencakup pemaparan tentang dukungan terhadap pencegahan dan pengendalian HIV-AIDS serta TBC tahun 2024, serta peran komunitas dalam upaya tersebut. Fasilitator akan menyusun rencana tindak lanjut untuk memperkuat pengendalian penyakit menular.
Pertemuan ini dihadiri oleh 89 peserta, termasuk Kepala Divisi Pemasyarakatan, petugas monitoring dan evaluasi, pejabat struktural divisi, serta perwakilan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan pihak eksternal seperti tim dari Kementerian Kesehatan dan UNODC.
Editor: Herfa