Dokter Akbar Mulki, Spesialis Umum dari Puskesmas Labuan, menambahkan bahwa penanganan pasien dengan gejala TBC memerlukan penanganan khusus.
"Jika ada masyarakat yang batuk selama dua minggu, mereka perlu melakukan pemeriksaan dahak. Jika hasil skrining positif, kami akan langsung melakukan program TBC selama enam bulan," ungkapnya.
Akbar Mulki juga menjelaskan tentang program inovatif Serbu Dahak Debu (Serdadu) yang ditujukan untuk penanganan TBC.
"Jika ditemukan pasien dengan gejala TBC, kami akan segera melakukan penanganan. Kami melakukan pemeriksaan dahak pasien dan jika ditemukan gejala TBC, kami akan segera melakukan pengobatan," tuturnya.
Akbar Mulki menekankan bahwa penanganan TBC harus segera dilakukan untuk mencegah penularan.
"Biaya penanganannya gratis, mulai dari pemeriksaan awal hingga pasien dinyatakan pulih. Kami memiliki program enam bulan untuk pasien dengan kasus TBC," katanya.
Dia juga mengungkapkan bahwa banyak pasien TBC yang telah sembuh sebelum enam bulan berakhir. "Rata-rata pasien TBC mengikuti program penanganan selama enam bulan, namun banyak yang sudah sembuh dan bisa kembali pulang sebelum waktu tersebut," pungkasnya. (*)
(red)