Pemerintah Banten dan FSPP: Kolaborasi Strategis untuk Meningkatkan Kualitas Intelektual dan Ibadah Santri
SERANG - Pemerintah Provinsi Banten dan Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten telah berkolaborasi untuk meningkatkan kualitas intelektual dan ibadah para santri. FSPP, sebagai mitra strategis pemerintah daerah, memainkan peran penting dalam membina umat, khususnya generasi santri yang islami.
Tujuannya adalah untuk menciptakan individu yang memiliki pengetahuan baik dalam agama dan teknologi, serta memiliki visi dan mental yang kuat.
Penjabat Gubernur Banten, Al Muktabar, mengungkapkan hal ini dalam sambutan yang dibacakan oleh Sekretaris Inspektorat Provinsi Banten, Rt Syafitri Muhayati, pada acara Pengukuhan dan Rapat Kerja I FSPP Provinsi Banten Masa Khidmat 2024 - 2029. Acara tersebut diadakan di Aula Fakultas Keguruan Ilmu Kependidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
Fitri, dalam pembacaan sambutannya, menekankan bahwa FSPP memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam membina umat. "Menciptakan peran strategis ini merupakan tanggung jawab bersama baik pemerintah, masyarakat dan FSPP itu sendiri agar bersinergi dalam memberdayakan peningkatan mutu intelektual dan ibadah para santri," tambah Fitri.
Fitri juga berharap FSPP terus memperkuat program-program pemberdayaan pondok pesantren melalui kegiatan berbasis pertanian, pariwisata, ekonomi kreatif, pemberdayaan pesantren salafi, penguatan budaya mengaji hingga integrasi pesantren dan teknologi tepat guna.
"Dinamika masyarakat Banten tidak dapat dilepaskan dari peran ulama, tokoh masyarakat dan pondok pesantren. Pemerintah daerah melakukan berbagai transformasi nilai-nilai luhur dalam proses penguatan jati diri bangsa, negara dan umat islam termasuk pemberdayaan organisasi melalui dana hibah Pemprov Banten sesuai peraturan perundang-undangan," ujar Fitri.
Ketua Presidium FSPP Provinsi Banten 2024-2029, KH Sulaiman Effendi, mengatakan bahwa pengukuhan kepengurusan FSPP masa khidmat 2024 - 2029 hari ini digabung dengan kegiatan Rapat Kerja I menghasilkan penajaman program unggulan FSPP. Program unggulan tersebut meliputi kemandirian pondok pesantren, literasi Al-Qur'an, dan FSPP Indonesia.
"Kita menggaungkan FSPP Indonesia, maka dari itu kita bentuk dan kita kukuhkan dewan pakar yang terdiri dari akademisi dan rektor untuk peningkatan FSPP menjadi FSPP Indonesia," ujarnya.