Selasa, 22 September 2026

Kabag TU Kanwil Kemenag Banten Hadiri Acara Wisuda Santri di Pesantren Manahijus Sadat

BAGIKAN:
Kabag TU Kanwil Kemenag Banten Hadiri Acara Wisuda Santri di...
0
Kabag TU Kanwil Kemenag Banten Hadiri Acara Wisuda Santri di Pesantren Manahijus Sadat

LEBAK - Pada hari Minggu, 12 Mei 2024, Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kabag TU Kanwil Kemenag) Provinsi Banten, Iwan Falahudin, melakukan kunjungan kerja dan menghadiri acara wisuda santri angkatan ke-24 Diversity Generation di Pondok Pesantren Modern Manahijus Sadat. Lokasi pesantren ini berada di Kampung Serdang, Desa Pasar Keong, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, sekitar 3 km dari terminal Mandala.

Pesantren modern ini dipimpin oleh K.H. Sulaiman Effendi, M.Pd., seorang kyai lulusan pesantren modern Daarus Salam Gontor. Beliau didampingi oleh sang istri tercinta, Ustadzah Nyai Umi Badriatul Imamah, S.Pd.

Acara tersebut dihadiri oleh para kyai dari berbagai pondok pesantren baik modern maupun salafiyah, serta beberapa pejabat baik sipil, polri maupun militer. Diantara mereka yang hadir adalah:

  1. K.H. Suparman, S.H. M.Si., pimpinan Pondok Pesantren Modern Daar El-Rofa yang berlokasi di Jalan Cemplang, Kp. Alun-alun, Kec. Warung Gunung, Kabupaten Lebak, Banten.
  2. K.H. Luay Sumardi, S.Sos. M.Si., pimpinan Pondok Pesantren Modern Daar El-Haq yang berlokasi di Jl. Maulana Hasanudin, Kp. Cempa, Kecamatan Kalang Anyar, Kabupaten Lebak, Banten.
  3. K.H. Nurkholis Ali, Lc., Pimpinan Pondok Pesantren Modern Nur El-Washid yang berlokasi di Kampung Kemanisan Masjid, Kelurahan Sukawana, Kecamatan Curug, Kota Serang, Banten.

Dalam tausiyahnya, K.H. Drs. Sulaiman Effendi, M.Pd.

menyatakan bahwa kemajuan dan perkembangan pesantren bukan hanya karena megahnya bangunan, melainkan karena daya juang para santri, asatidz, kyai, masyarakat, dan sumber daya manusia lainnya.

Oleh karena itu, kerjasama dan kolaborasi antar pihak terkait harus terus dikembangkan.

Iwan Falahudin dalam komentarnya kepada media menyatakan bahwa saat ini Indonesia membutuhkan figur santri dalam mengisi berbagai ruang. Santri yang moderat, bijak, dan memahami perpaduan dunia dan akhirat, sehingga bisa mendukung tercapainya Indonesia yang aman, damai, adil, makmur, dan sejahtera.

(her/red)

Mau Belajar Nulis? Inilah Modal Penulis Hebat yang Harus Kamu Miliki
Artikel Selanjutnya

Mau Belajar Nulis? Inilah Modal Penulis Hebat yang Harus Kamu Miliki

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 12 Mei 2024, 23:38 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:50 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Tingkatkan Literasi, Warga Binaan Lapas Bandanaira Belajar Baca Tulis

Konten dari Pengguna Siaran Pers Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Sukses Digelar, IYF JSIT Banten 2026 Libatkan 2.918 Pelajar se-Banten

Konten Redaksi Sabtu, 19 September 2026 | 15:40 WIB

MIS Ar-Raudhotun Nur Buka Kelas Tambahan Matematika, Tumbuhkan Semangat Belajar di Luar Jam Pelajaran

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 17 September 2026 | 10:40 WIB

Dari Lahan Kosong Menjadi Ruang Belajar, Siswa Kelas 1 MIS Ar-Raudhotun Nur Belajar Merawat Kehidupan

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 17 September 2026 | 10:19 WIB

TBM MaBaR: Kecil Tempatnya, Besar Gerakan Literasinya

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Selasa, 15 September 2026 | 13:59 WIB

Bukan Sekadar di Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Batang Unjuk Karya di Festival Literasi

Konten dari Pengguna Siaran Pers Selasa, 15 September 2026 | 10:21 WIB

Lapas Bandanaira dan Peserta Magang Edukasi Warga Binaan tentang Pengendalian Hama Tanaman

Konten dari Pengguna Siaran Pers Selasa, 15 September 2026 | 10:02 WIB

ASTS Gasal MIS Ar-Raudhotun Nur Jadi Momentum Evaluasi Pembelajaran di Pertengahan Semester

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB