Minggu, 4 Oktober 2026

Tsunami yang Diakibatkan oleh Letusan Krakatau

BAGIKAN:
Tsunami yang Diakibatkan oleh Letusan Krakatau
0
Tsunami yang Diakibatkan oleh Letusan Krakatau

DISTRIKBANTENNEWS.COM - Pada tanggal 27 Agustus 1883, dunia dikejutkan oleh letusan Krakatau, sebuah gunung berapi yang terletak di tengah Selat Sunda, antara Pulau Jawa dan Sumatera. Letusan ini merupakan salah satu letusan terbesar dalam sejarah, dengan kekuatan sekitar 200 megaton TNT, atau setara dengan 13.000 bom atom Hiroshima.

Letusan ini menghancurkan tiga puncak gunung, yaitu Perboewatan, Danan, dan Rakata, dan melontarkan material vulkanik dengan volume 18 km3, sementara tinggi kolom letusan diperkirakan mencapai 80 km.

Letusan Krakatau tidak hanya menyebabkan kerusakan parah di sekitarnya, tetapi juga memicu gelombang pasang atau tsunami yang menjangkau jarak yang sangat jauh. Tsunami ini disebabkan oleh runtuhnya dinding kaldera gunung, yang menyebabkan pergeseran air laut yang besar.

Ada empat gelombang tsunami utama yang diakibatkan oleh, atau berbarengan dengan, ledakan-ledakan vulkanik besar. Gelombang pertama terjadi pada pukul 05.30, disusul oleh gelombang kedua pada pukul 06.44, gelombang ketiga pada pukul 10.02, dan gelombang keempat pada pukul 10.41.

Tsunami ini memiliki ketinggian yang bervariasi, tergantung pada lokasi dan kedalaman laut. Di sepanjang pantai barat Banten dan pantai selatan Lampung, tsunami mencapai ketinggian 30 m, dan menewaskan lebih dari 36.000 orang.

Di Teluk Betung, tsunami menghancurkan kota dan menenggelamkan kapal-kapal yang berlabuh. Di Anyer, tsunami merobohkan menara mercusuar yang dibangun oleh Belanda.

Di Merak, tsunami menghantam kapal perang Loudon, yang sedang mengangkut 28 tahanan politik. Di Ketimbang, tsunami menghancurkan dermaga dan rumah-rumah.

Di Ujung Kulon, tsunami menghapus hampir seluruh populasi badak bercula satu.

Tsunami yang diakibatkan oleh Krakatau juga menyebar ke arah lain, mencapai pantai-pantai di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Lombok, Sumbawa, Flores, dan pulau-pulau lainnya di Indonesia. Bahkan, tsunami juga terdeteksi di Australia, India, Sri Lanka, Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina, Vietnam, Kamboja, Myanmar, Maladewa, Oman, Yaman, Mauritius, Reunion, Afrika Selatan, dan Amerika Selatan¹.

Tsunami ini menjadi tsunami vulkanik terbesar yang pernah tercatat oleh sejarah, dan menunjukkan betapa dahsyatnya dampak letusan Krakatau.

red

Gunung Krakatau dalam Seni dan Budaya Populer
Artikel Selanjutnya

Gunung Krakatau dalam Seni dan Budaya Populer

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 27 Januari 2024, 16:34 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:50 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Quizizz Mission: Inovasi Ulangan Harian Berbasis Stimulus untuk Mendukung Pembelajaran Berkualitas di Kelas X MPLB

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Sabtu, 26 September 2026 | 02:13 WIB

Mahasiswa KKN-T UNIMUS Dorong Tertib Adminduk melalui Sosialisasi dan Aktivasi Si D’nOK di Tlogosari Wetan

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Jumat, 25 September 2026 | 12:53 WIB

ILHAM 7S: Kreator Gaming Indonesia dengan Perjalanan Konsisten Membangun Komunitas Digital

Konten dari Pengguna Cerita Kamis, 24 September 2026 | 08:46 WIB

Mahasiswa Teknik Elektro UNPAM Terapkan Teknologi Penerangan Jalan Umum Berbasis Energi Surya

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Selasa, 22 September 2026 | 07:08 WIB

KKN Tematik Wasesa Unimus Dampingi 676 Warga Kalicari Manfaatkan Layanan Administrasi Kependudukan Digital

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Sabtu, 19 September 2026 | 09:49 WIB

Sampah Serang Raya Siap Jadi Energi, PSEL Dibangun di Cilowong

Konten Redaksi Selasa, 8 September 2026 | 08:04 WIB

Film Langkah Kecil Menuju Pulih Nembus 5.000 Penonton

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Minggu, 23 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Dari Sampah Jadi BBM, Warga Sidorekso Kudus Bikin Inovasi Tak Biasa

Konten Redaksi Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:07 WIB

Siswa SMALB Tunarungu Jakarta Barat Masuk Kontingen Kwarda DKI di Jambore Nasional XII

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:16 WIB

Mengapa PLTN Tidak Semenakutkan yang Dibayangkan: Menengok Masa Depan Energi Bersih

Konten dari Pengguna Opini Jumat, 17 Juli 2026 | 14:55 WIB

Krisis Membangun Ruang Digital yang Sehat

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Senin, 4 Mei 2026 | 17:31 WIB