Senada dengan hal tersebut, Siti Herdianti, S.Pd., guru kelas 3 MIS AR-RAUDHOTUN NUR, memandang pengisian Sulingjar sebagai kesempatan bagi dirinya untuk melakukan evaluasi pribadi sebagai seorang pendidik. Menurutnya, pertanyaan-pertanyaan dalam survei dapat menjadi pengingat bahwa menjadi guru bukan hanya tentang menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga tentang bagaimana memahami kebutuhan dan karakter setiap peserta didik. “ Sulingjar ini menjadi salah satu langkah awal bagi saya untuk mengevaluasi diri sebagai seorang guru. Dari pertanyaan-pertanyaan yang ada, saya kembali diingatkan untuk melihat apakah cara saya mendampingi, memperlakukan, dan menghadapi peserta didik selama ini sudah sesuai dengan kebutuhan mereka,” ungkap Siti Herdianti, S.Pd.
Refleksi tersebut menjadi penting karena guru merupakan salah satu unsur utama dalam menciptakan pengalaman belajar yang bermakna. Evaluasi terhadap diri sendiri dapat membantu guru mengenali kekuatan sekaligus kekurangan dalam menjalankan tugasnya. Dengan demikian, hasil pengisian Sulingjar tidak berhenti sebagai data survei, tetapi dapat menjadi pemantik bagi guru untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas pelayanan pendidikan kepada peserta didik.
Pelaksanaan Sulingjar 2026 di MIS AR-RAUDHOTUN NUR pada akhirnya menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama bahwa peningkatan mutu madrasah membutuhkan keterbukaan, kejujuran, dan kemauan untuk terus berbenah. Guru tidak hanya dituntut untuk mampu mengajar, tetapi juga memahami peserta didik, menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, serta memberikan perlakuan yang adil sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Melalui pengisian Sulingjar yang dilakukan secara objektif dan bertanggung jawab, MIS AR-RAUDHOTUN NUR berharap dapat terus memperkuat kualitas lingkungan belajarnya. Nilai-nilai pendidikan berbasis agama yang menjadi identitas madrasah diharapkan tidak hanya terlihat dalam pembelajaran keagamaan, tetapi juga tercermin dalam cara seluruh warga madrasah membangun hubungan yang penuh penghargaan, kepedulian, tanggung jawab, dan kasih sayang terhadap peserta didik.
Bagi guru-guru MIS AR-RAUDHOTUN NUR, Sulingjar 2026 bukan sekadar survei yang harus diselesaikan, melainkan sebuah cermin untuk melihat kembali wajah pendidikan yang mereka hadirkan setiap hari. Dari jawaban yang jujur, refleksi yang mendalam, dan kemauan untuk memperbaiki diri, diharapkan lahir langkah-langkah nyata untuk menciptakan madrasah yang semakin aman, nyaman, inklusif, berkualitas, dan mampu memberikan ruang terbaik bagi setiap peserta didik untuk tumbuh dan berkembang.
Kontributor : Insan Faisal Ibrahim, S.Pd
Satuan Kerja : MIS AR-RAUDHOTUN NUR