Salah satunya adalah Bakti Kesehatan yang diselenggarakan Biddokes Polda Banten bekerja sama dengan Puskesmas Bayah. Pelayanan kesehatan tersebut ditujukan bagi sekitar 1.500 peserta sebagai bagian dari rangkaian bakti sosial dalam momentum peresmian Jembatan Merah Putih Presisi.
Selain pelayanan kesehatan, masyarakat juga mendapatkan pelayanan administrasi kendaraan melalui SIM Keliling Satlantas Polres Lebak. Layanan tersebut dimanfaatkan masyarakat, termasuk para pengemudi ojek online yang hendak melakukan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM).
Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa agenda peresmian tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga diisi dengan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Setelah prosesi peresmian, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyempatkan diri menyapa para pelajar yang turut merasakan manfaat pembangunan jembatan tersebut. Para siswa merupakan salah satu kelompok masyarakat yang terbantu dengan hadirnya akses penghubung yang lebih baik menuju sekolah.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan tas dan perlengkapan alat tulis kepada para pelajar. Penyerahan tersebut dilakukan Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo.
Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di Bayah sekaligus memperlihatkan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan dasar warga.
Dengan semakin terbukanya akses transportasi dan mobilitas masyarakat, keberadaan jembatan diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan publik, serta memperkuat konektivitas antarwilayah.
Bagi masyarakat Bayah, jembatan tersebut bukan sekadar bangunan penghubung. Infrastruktur itu menjadi bagian penting dari aktivitas sehari-hari dan membuka akses yang lebih mudah bagi warga untuk menjalankan berbagai kegiatan.