Ketamin 1,3 Ton Diselundupkan Lewat Laut, Gerindra Minta Jaringan Besar Dibongkar
Delapan ABK Diamankan
Sebelumnya, pengungkapan kasus penyelundupan ketamin tersebut dilakukan oleh tim gabungan pada Jumat (7/8/2026).
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan delapan anak buah kapal (ABK). Mereka terdiri dari satu warga negara Taiwan berinisial TSM (43) dan tujuh warga negara Myanmar, yakni KH (29), MML (36), ML (55), PL (27), TA (51), ZO (38), serta MML (44).
Petugas menemukan barang bukti yang disembunyikan di dalam kompartemen tersembunyi di dekat anjungan kapal. Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan 65 karung yang berisi sekitar 1.300 bungkus teh China.
Setelah dilakukan pemeriksaan, total barang bukti yang diamankan mencapai sekitar 1.298 kilogram. Hasil pengujian menggunakan alat Rigaku menunjukkan sampel yang diperiksa positif mengandung ketamin.
Pengungkapan dengan jumlah barang bukti yang sangat besar tersebut menjadi perhatian serius karena menunjukkan potensi peredaran zat terlarang dalam skala besar.
Bimantoro berharap koordinasi antara BNN, Polri, Bea dan Cukai, TNI AL serta lembaga terkait terus diperkuat. Menurutnya, kerja sama lintas lembaga menjadi kunci untuk menutup celah penyelundupan, terutama melalui jalur laut dan wilayah perbatasan.
Ia juga mendorong agar setiap informasi yang diperoleh dari pengungkapan kasus tersebut dikembangkan untuk menemukan jaringan yang lebih besar.