Penanganan bibir sumbing idealnya dilakukan secara terkoordinasi dan melibatkan beberapa bidang medis sesuai kebutuhan anak.
Sebelum operasi, pada kondisi tertentu dokter dapat memberikan perawatan penunjang untuk membantu memperbaiki posisi jaringan di sekitar celah.
Setelah operasi, perawatan tambahan dapat berupa terapi wicara, perawatan gigi dan ortodonti, pemeriksaan pendengaran, hingga terapi makan.
Setiap anak memiliki kondisi yang berbeda. Karena itu, jenis dan waktu perawatan tidak dapat disamakan untuk semua pasien.
Risiko Dapat Dikurangi Selama Kehamilan
Bibir sumbing tidak selalu dapat dicegah sepenuhnya. Namun, ibu dapat melakukan sejumlah langkah untuk menjaga kesehatan kehamilan dan mengurangi berbagai faktor risiko.
Salah satunya adalah memastikan kebutuhan asam folat tercukupi sejak sebelum kehamilan dan selama masa kehamilan sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Ibu hamil juga dianjurkan menghindari rokok dan alkohol serta tidak mengonsumsi obat tertentu tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.