Ikuti Kami
Selasa, 11 Agustus 2026 Versi Web

Bibir Sumbing Bisa Terdeteksi Sejak Kehamilan, Ini yang Perlu Diperhatikan

Penulis: Yustinus Agus
Senin, 10 Agustus 2026 | 22:56 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

JAKARTA – Kelahiran bayi dengan bibir sumbing sering membuat orang tua merasa khawatir. Kondisi bawaan lahir ini bukan hanya berkaitan dengan bentuk bibir, tetapi dalam kondisi tertentu juga dapat memengaruhi kemampuan bayi untuk menyusu, berbicara, pendengaran, pertumbuhan gigi hingga perkembangan secara keseluruhan.

Bibir sumbing terjadi ketika jaringan pada bibir atau bagian mulut bayi tidak menyatu secara sempurna selama perkembangan janin. Celah tersebut dapat muncul pada satu sisi atau kedua sisi bibir dan tingkat keparahannya berbeda-beda.

Pada sebagian bayi, celah tidak hanya terdapat pada bibir, tetapi juga mengenai gusi dan langit-langit mulut. Kondisi tersebut dikenal sebagai sumbing bibir dan langit-langit atau cleft lip and palate.

Meski dapat terlihat sejak bayi lahir, beberapa jenis sumbing langit-langit berada di bagian dalam rongga mulut sehingga tidak selalu mudah dikenali secara kasatmata.

Penyebab Bibir Sumbing

Secara umum, bibir sumbing terjadi pada masa awal perkembangan janin ketika jaringan pembentuk bibir dan mulut tidak menyatu dengan sempurna.

Penyebabnya tidak selalu dapat diketahui secara pasti. Faktor genetik maupun lingkungan selama kehamilan dapat berperan dalam meningkatkan risiko terjadinya kondisi tersebut.

Riwayat keluarga dengan bibir atau langit-langit sumbing menjadi salah satu faktor risiko. Selain itu, paparan asap rokok, alkohol, zat atau bahan kimia tertentu serta penggunaan obat-obatan tertentu selama kehamilan juga dapat meningkatkan risiko.

Penulis: Yustinus Agus
Senin, 10 Agustus 2026 | 22:56 WIB
Artikel Selanjutnya

Pendidikan Kewirausahaan: Memutus Rantai Ketergantungan.

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

5 Tips Jadi Anak Pintar, Belajar Jadi Lebih Menyenangkan

Minggu, 28 September 2025 | 23:24 WIB
↑ Kembali ke atas
Bibir Sumbing Bisa Terdeteksi Sejak Kehamilan, Ini yang Perlu Diperhatikan

Bagikan artikel ini melalui