Sidang promosi doktor dipimpin Ketua Sidang Aan Asphianto dengan Sekretaris Sidang Asep Muhyidin. Dewan penguji terdiri atas Dedi Kuswandi sebagai penguji tamu, Suroso Mukti Leksono, Lukman Nulhakim, dan Ila Rosmilawati sebagai penguji utama. Sementara promotor disertasi adalah Sholeh Hidayat dengan co-promotor Aan Hendrayana.
Dalam sambutannya usai dinyatakan lulus, Ratna Dewi mengungkapkan rasa syukur atas capaian akademik yang diraihnya. Ia menegaskan bahwa gelar doktor bukanlah akhir dari perjalanan menuntut ilmu, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdikan ilmu pengetahuan kepada masyarakat.
Ia berharap ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan dapat diimplementasikan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pengembangan pendidikan inklusif yang memberikan kesempatan belajar secara setara bagi seluruh peserta didik.
Ratna juga memohon doa dari para dosen, dewan penguji, keluarga, dan seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan akademiknya agar mampu menjalankan amanah sebagai seorang doktor dengan penuh tanggung jawab.
"Gelar doktor bukanlah akhir dari perjalanan akademik, tetapi awal dari amanah yang harus dijalankan. Saya berharap ilmu yang saya miliki dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain," tuturnya.
Momentum promosi doktor tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya sinergi antara dunia akademik dan pemerintah dalam menghadirkan inovasi yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan lahir berbagai gagasan baru yang dapat mempercepat kemajuan Provinsi Banten, khususnya di bidang pendidikan, teknologi, dan pelayanan publik.