“Dengan memahami SOP, Warga Binaan bekerja dengan lebih terarah dan meminimalisir kesalahan dalam setiap tahapan,” jelas Lis Susanti.
Ia melanjutkan, “Ini penting agar proses kerja berjalan dengan baik dan hasil yang dicapai sesuai standar yang ditetapkan.”
Salah satu Warga Binaan berinisial RZ mengungkapkan kegiatan ini memberikan pemahaman yang lebih jelas. dirasakan sebelum mereka terjun langsung ke kegiatan kerja.
“Kami jadi lebih paham apa yang harus dilakukan dan bagaimana menjalankannya dengan benar. Jadi, tidak asal kerja, tapi mengikuti tahapan yang sudah dijelaskan,” kata RZ.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas I Cipinang memastikan Warga Binaan tidak hanya mengikuti kegiatan kerja. Mereka juga terbiasa menjalani prosesnya secara utuh.
“Penekanan pada keteraturan, ketelitian, dan konsistensi menjadi dasar dalam membentuk kesiapan yang berkelanjutan,” tutup Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo.
“Hal ini juga mendukung 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pemasaran produk hasil karya Warga Binaan melalui koperasi serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah,” pungkasnya.
***