Kediri, Selasa, (31/3/26).-Selama lima bulan, Rachma Dewi Tri Anjani, mahasiswa Program Studi Fisika Fakultas Teknik dan Sains Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, menjalani program pembelajaran lapangan (magang) di Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri.
Dalam perjalanannya, Rachma tidak hanya belajar dari praktik lapangan, tetapi juga mendapat bimbingan intens dari dosen pembimbing Arum Sinda Santika, M.Si. serta arahan langsung dari pembimbing lapangan Satria Kridha Nugraha, S.Tr., M.Si., yang turut berperan penting dalam membentuk pemahaman teknis dan profesionalismenya selama kegiatan berlangsung pada 5 Januari hingga 5 Mei 2026.
Melalui program tersebut, Rachma memperdalam pengetahuan di bidang meteorologi, mulai dari proses observasi cuaca hingga praktik langsung dalam penyusunan laporan yang mengacu pada standar internasional.
Pendampingan yang konsisten dari kedua pembimbing menjadikan setiap proses pembelajaran lebih terarah dan aplikatif.
Selama menjalani magang, Rachma secara rutin terlibat dalam kegiatan pengamatan cuaca harian. Dalam proses observasi tersebut, ia memperhatikan berbagai parameter penting seperti suhu udara, kelembaban, tekanan udara, curah hujan, serta arah dan kecepatan angin.
Seluruh data yang dikumpulkan menjadi dasar utama dalam analisis kondisi atmosfer, sekaligus memperkuat pemahaman praktis yang selama ini dipelajari di bangku perkuliahan.
Selain itu, kegiatan lain yang Rachma lakukan adalah melakukan penginputan data hasil observasi dengan software resmi BMKG soft2 .
Yang kemudian akan dilakukan pengolahan secara berkala dan disimpan dalam Microsoft Excel sebagai arsip harian. Yang mana proses ini menuntut ketelitian tinggi agar data yang dihasilkan tetap akurat dan dapat digunakan dalam proses pelaporan.
Tidak hanya sebatas pengolahan data, Rachma juga mempelajari penyusunan laporan cuaca dalam format METAR (Meteorological Aerodrome Report).
Format ini merupakan standar internasional yang digunakan dalam dunia penerbangan untuk memastikan keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan.
Melalui kegiatan ini, Rachma memperoleh pemahaman langsung mengenai pentingnya data meteorologi dalam mendukung prakiraan cuaca serta mitigasi bencana.
Selain itu, kegiatan magang juga melatih sikap disiplin, tanggung jawab, serta ketelitian dalam bekerja.
Secara akademik, pengalaman ini juga berkaitan erat dengan ilmu fisika yang dipelajari di bangku perkuliahan.
Konsep termodinamika digunakan dalam memahami suhu dan kelembaban udara, mekanika fluida dalam menganalisis pergerakan angin, serta fisika statistik dalam pengolahan data cuaca.
Melalui program magang di BMKG Dhoho Kediri ini memberikan Rachma gambaran nyata tentang dunia kerja di bidang meteorologi.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi di bidang sains dan teknologi, khususnya dalam penerapan ilmu fisika secara langsung di lapangan.
Artikel ini merupakan tanggung jawab kontributor dan tidak mencerminkan pandangan redaksi Distrik Banten News - Berita Banten Terkini, Terlengkap dan Terbaru Hari Ini.