Viral Dugaan Pelecehan oleh Oknum Driver di Palembang, Pelapor Mengaku Direkam Tanpa Izin
Dalam video yang turut beredar, terduga driver disebut berdalih tengah mengecas ponselnya. Namun pelapor menegur tindakan tersebut. “Ngecas ya ngecas aja pak, ga usah ngerekam-ngerekam, itu tidak sopan pak,” ujarnya.
Driver tersebut kemudian diminta menghapus rekaman dan menyampaikan permintaan maaf. Namun rekan pelapor menanggapi, “coba kalau tidak ketahuan pak, untung ada yang kasih tahu. Tidak semudah itu minta maaf, pak.”
Menanggapi kasus ini, pihak Grab Indonesia melalui akun resminya menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang dialami pelapor. Perusahaan menyatakan telah menerima laporan dan tengah melakukan penelusuran lebih lanjut.
Grab juga menegaskan tidak menoleransi segala bentuk pelecehan dan akan mengambil tindakan tegas sesuai kode etik mitra yang berlaku. Pelapor mengaku telah dihubungi langsung oleh pihak perusahaan dan kasus tersebut kini dalam proses penanganan.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui apakah pelapor akan membawa kasus dugaan pelecehan tersebut ke ranah hukum.
Peristiwa ini menuai beragam respons dari warganet serta menjadi perhatian terkait pentingnya menjaga privasi dan etika dalam interaksi di ruang digital .