DISTRIKBANTENNEWS.COM, Bogor - Pemerintah Kabupaten Bogor terus berupaya memperkuat pemerataan pembangunan wilayah. Salah satu fokusnya adalah mengembangkan pusat ekonomi baru di kawasan Bogor Timur, dengan Kecamatan Sukamakmur sebagai lokasi strategis.
Pengembangan ini dilakukan karena Indeks Pembangunan Manusia di wilayah Bogor Timur, khususnya Sukamakmur dan Tanjungsari, masih tergolong rendah. Pada tahun 2025, Kecamatan Sukamakmur bahkan menempati urutan ke-39 dari total 40 kecamatan di Kabupaten Bogor.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan daya beli di wilayah itu masih perlu ditingkatkan. Bupati Bogor Rudy Susmanto menetapkan strategi pembangunan berbasis pusat pertumbuhan baru yang terintegrasi.
Strategi tersebut meliputi penguatan infrastruktur dasar dan konektivitas wilayah. Selain itu, ada pengembangan kawasan ekonomi produktif berbasis potensi lokal, peningkatan akses layanan pendidikan dan kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat untuk meningkatkan daya beli.
“Strategi ini diarahkan untuk menciptakan efek domino terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh di wilayah Bogor Timur,” ungkap Bupati Rudy Susmanto.
Bupati Rudy menambahkan, hadirnya pusat ekonomi baru di Sukamakmur diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. juga diharapkan dapat meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.
“Lebih dari itu, pengembangan pusat ekonomi di Sukamakmur juga menjadi bagian strategis dalam mendorong percepatan terwujudnya Calon Daerah Otonomi Baru Bogor Timur,” pungkasnya. Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengatakan Pemkab Bogor secara konsisten terus meningkatkan nilai skoring.
Ini merupakan salah satu persyaratan penting dalam pembentukan daerah otonomi baru. Peningkatan nilai skoring dilakukan melalui optimalisasi potensi wilayah serta penguatan dukungan aset daerah.
“Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar pembangunan wilayah Bogor Timur,” tutup Ajat Rochmat Jatnika.
***