DISTRIKBANTENNEWS.COM, Yogyakarta - Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta menyiagakan 1.022 personel untuk mendukung pelayanan kemanusiaan selama arus mudik Lebaran 2026. Kesiapan ini bertujuan memastikan pemudik mendapatkan layanan cepat dan optimal di seluruh wilayah DIY.
Sebanyak 31 titik pos pelayanan pertolongan pertama dan ambulans telah disiapkan. Personel akan bertugas selama 24 jam dalam tiga sif, mulai 16 hingga 26 Maret 2026.
Ketua PMI DIY, GBPH H. Prabu Kusumo, SPsi, yang akrab disapa Gusti Prabu, menjelaskan bahwa pihaknya menyiapkan 20 ambulans, 3 mobil jenazah, dan 6 ambulans motor. Penempatan posko difokuskan di jalur masuk-keluar DIY, pusat keramaian, serta markas PMI kabupaten/kota.
"Sejumlah 1.022 personel, 20 ambulans, 3 mobil jenazah, dan 6 ambulans motor disiagakan untuk membantu masyarakat," jelas Gusti Prabu pada Selasa (17/3/2026). PMI DIY juga menggandeng berbagai instansi mitra seperti Dinas Kesehatan DIY, Dinas Sosial DIY, Basarnas, dan BPBD DIY.
Kolaborasi ini turut melibatkan relawan dari berbagai organisasi.
"Kolaborasi ini penting agar penanganan kedaruratan bisa dilakukan secara cepat dan terpadu," ungkap Gusti Prabu.
Gusti Prabu bersama jajaran telah meninjau sejumlah pos, termasuk di Gamping, Terminal Giwangan, hingga Pos Gading di Gunungkidul. PMI DIY mengandalkan ambulans motor sebagai first responder untuk menjangkau lokasi padat.
"Motor ambulans ini sangat efektif, terutama saat lalu lintas padat," tegasnya.