Sementara itu, Mamat Maulana, pemilik Yayasan Samawa yang juga pengurus SMSI Tangsel, mengungkapkan kekompakan yang terjaga dalam organisasi. Menurutnya, kekompakan tersebut dapat menjadi kekuatan untuk mencapai tujuan bersama.
"Saya rasakan adanya solidaritas, teamwork, dan juga rasa kekeluargaan," kata Mamat Maulana.
Ia menjelaskan bahwa selain menjadi ajang silaturahmi dan bertukar informasi, mereka telah berkawan sejak lama, bahkan sebelum Kota Tangsel berdiri. Hingga saat ini, mereka masih konsisten menjalankan peran kontrol sosial.
Acara ditutup dengan buka bersama dan tausiah yang disampaikan oleh Ustadz Iwan Alawy. Ustadz Iwan Alawy mengingatkan bahwa Ramadhan adalah momentum untuk melipatgandakan pahala.
"Melindungi dan menyayangi anak yatim merupakan perbuatan yang dicintai oleh Allah SWT," pungkas Ustadz Iwan Alawy.
***