DISTRIKBANTENNEWS.COM, Yogyakarta - MAN 1 Yogyakarta menyelenggarakan Workshop Kokurikuler bagi siswa Kelas X.
Kegiatan ini mengusung tema "Zero Waste" untuk menanamkan kesadaran lingkungan. Selain itu, workshop juga bertujuan memberikan keterampilan pengelolaan sampah kepada para murid.
Workshop tersebut menghadirkan influencer lingkungan dari Yoso Farm, Sri Widodo dan Nurul Fitri Hidayati. Keduanya berbagi pengalaman tentang praktik pertanian terpadu dan pengelolaan limbah rumah tangga yang diterapkan di Yoso Farm.
Mereka memperkenalkan konsep hidup mandiri melalui pemanfaatan sumber daya di sekitar rumah. Pendekatan yang digunakan dalam konsep ini adalah sederhana dan aplikatif.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, menekankan pentingnya mengubah cara pandang terhadap sampah.
“Semoga keluarga besar MAN 1 Yogyakarta dapat menjadikan sampah sebagai aset, bukan masalah. Sampah seharusnya selesai di diri kita sendiri. Jangan sampai kita menjadi bagian dari masalah, tetapi justru menjadi bagian dari solusi,” ujar Edi Triyanto.
Nurul Fitri Hidayati menjelaskan bahwa Yoso Farm berupaya membangun pola hidup mandiri di rumah. Ini termasuk kemandirian pangan keluarga melalui program Ketahanan Pangan Keluarga Berencana.
Program tersebut menerapkan sistem pertanian terpadu di lingkungan rumah. Ia juga memperkenalkan konsep urban farming, yaitu praktik pertanian di kawasan perkotaan yang memanfaatkan lahan terbatas.