DISTRIKBANTENNEWS.COM, Tangerang - Direktur Perumda Pasar Kota Tangerang, Dedi Ocen, memastikan ketersediaan stok bahan pangan di wilayahnya aman menjelang perayaan Idul Fitri. Ia juga menyebut harga sejumlah komoditas utama di pasar tradisional masih relatif stabil.
Dedi menjelaskan, pihaknya bersama Badan Pangan Nasional, dinas terkait, dan Badan Ketahanan Pangan pusat terus memantau harga. Pemantauan rutin setiap pekan ini dilakukan untuk menjaga stabilitas di pasar-pasar tradisional.
Ia merinci, harga daging sapi di Kota Tangerang terpantau stabil di kisaran Rp130.000 hingga Rp140.000 per kilogram. Sementara itu, harga minyak goreng di Pasar Anyar Tangerang masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi yang ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter.
“Kita pastikan stok pangan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga hari raya Lebaran,” ujar Direktur Perumda Pasar Kota Tangerang, Dedi Ocen.
Menyikapi potensi lonjakan permintaan menjelang Lebaran, Dedi mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panik. Ia menegaskan koordinasi antar organisasi perangkat daerah terus diperkuat demi memastikan distribusi bahan pangan tetap lancar.
“Khusus masyarakat Kota Tangerang, tidak usah panik karena stok kita cukup sampai Idulfitri. Mudah-mudahan tidak ada kenaikan harga yang signifikan, insyaallah stabil,” kata Dedi.
Dedi menambahkan, Pasar Anyar dikenal sebagai pasar legendaris bagi warga Tangerang dan menjadi barometer utama pergerakan ekonomi daerah. Pasar tersebut dinilai memiliki komoditas yang lengkap, mulai dari bahan pangan hingga kebutuhan sandang.
Berdasarkan pantauan di lapangan, aktivitas belanja pakaian mulai meningkat sejak sepekan terakhir. Peningkatan ini terlihat khususnya di blok A, B, dan C lantai dua yang kini lebih bersih dan nyaman.
Selain itu, toko emas di kawasan pasar juga mengalami peningkatan jumlah pengunjung setiap harinya.
“Secara keseluruhan, kondisi pasar-pasar tradisional di bawah naungan Perumda Pasar dalam keadaan aman dan kondusif. Pemantauan stabilitas ini sebenarnya sudah kami lakukan secara konsisten sejak masa Nataru hingga saat ini,” pungkas Dedi Ocen.
***