Minggu, 5 Juli 2026
Login Kirim Tulisan

Mahasiswa UIN Lhokseumawe Tanam Apotek Hidup dan Sayuran di Desa Kuala Kereutou

BAGIKAN:
Mahasiswa UIN Lhokseumawe Tanam Apotek Hidup dan Sayuran di...
0
Mahasiswa UIN Lhokseumawe Tanam Apotek Hidup dan Sayuran di Desa Kuala Kereutou
Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menanam apotek hidup dan sayuran di Desa Kuala Kereutou, Aceh Utara. (Dok. Ist)
Iklan

DISTRIKBANTENNEWS.COM, Aceh - Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat Mandiri Tematik Kebencanaan Kelompok 16 dari Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menanam apotek hidup. Kegiatan ini dilakukan di lahan desa Kuala Kereutou, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, pada Selasa lalu (24/2/2026).

Program penanaman apotek hidup ini merupakan salah satu kegiatan mahasiswa selama melaksanakan pengabdian. Tujuannya untuk memperkenalkan berbagai jenis tanaman obat herbal yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Desa Kuala Kereutou sendiri sempat terdampak banjir. Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa menanam beberapa jenis tanaman apotek hidup seperti daun pandan, jahe, lengkuas, kecombrang, jeruk nipis, serta jeruk lemon.

Tanaman-tanaman ini dipilih karena memiliki banyak manfaat sebagai tanaman herbal. Selain apotek hidup, mahasiswa juga menanam beberapa tanaman sayuran seperti cabai hijau, singkong, dan pepaya.

Ketua KPM Kelompok 16, Safinatus Sufia, menyampaikan bahwa penanaman apotek hidup ini adalah bentuk kontribusi mahasiswa. Mereka ingin memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman obat yang mudah ditanam di sekitar rumah.

"Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat dapat lebih mengenal berbagai jenis tanaman obat herbal yang bermanfaat bagi kesehatan serta dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Safinatus Sufia.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Ibu Geusyik Desa Kuala Kereutou. Ia turut mengapresiasi program yang dilakukan oleh mahasiswa KPM tersebut.

“Apotek hidup ini sangat bermanfaat bagi masyarakat di sini. InsyaAllah tanaman yang sudah ditanam ini akan kami jaga dan rawat bersama agar bisa dimanfaatkan oleh warga di Desa ini,” tutup Ibu Geusyik Desa Kuala Kereutou.

Mahasiswa KPM berharap apotek hidup dan tanaman sayuran yang telah ditanam dapat terus dirawat. Mereka juga berharap tanaman tersebut bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Kuala Kereutou.

***

Iklan
Empat Mahasiswa UMB Rampungkan Magang di Lapas Bengkulu, Kalapas Apresiasi Sinergi Pendidikan
Artikel Selanjutnya

Empat Mahasiswa UMB Rampungkan Magang di Lapas Bengkulu, Kalapas Apresiasi Sinergi Pendidikan

Iklan
Iklan
Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 12 Maret 2026, 20:57 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini