Seno menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Pandeglang telah menyatakan kesiapannya menyediakan lahan sawah seluas 50 ribu hektar untuk dikerjasamakan untuk penanaman. Namun, pihak yayasan akan menggarapnya secara bertahap mulai dari 3 ribu hektare pertama.
Tahap pertama, pihaknya telah menanam dengan luas lahan 753 hektare.
“Keunggulan padi varietas PS-08 ini tahan cuaca, tahan hama dan perhektarnya bisa lebih dari 10 ton” ungkapnya.
Ke depan, Yayasan Bhakti Bela Negara akan melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat untuk hasil panen yang lebih besar. Untuk sementara, pihaknya telah menyediakan jaringan konsumen tetap agar petani tidak mengalami kesulitan distribusi hasil produksi.
"Karena petani menginginkan agar hasil panen cepat terserap," paparnya. ***