“Karakter kemiskinan kota dan desa berbeda, sehingga pendekatan intervensinya perlu dirinci,” kata Yusniar.
Serapan Tenaga Kerja Meningkat
Jumlah penduduk bekerja di Banten pada November 2025 mencapai 6,05 juta orang, atau bertambah 296,34 ribu orang dibanding Agustus 2025. Penambahan tenaga kerja terbesar terjadi pada pertanian sebanyak 159,35 ribu orang, industri pengolahan sebanyak 138,92 ribu orang, dan perdagangan sebanyak 75,09 ribu orang.
Sedangkan proporsi pekerja penuh mencapai sekitar 75,10 persen, dengan komposisi pekerja formal 52,72 persen.
Ekonomi Banten Tumbuh Positif
BPS mencatat ekonomi Banten sepanjang 2025 tumbuh 5,37 persen dibanding 2024. Pada Triwulan IV 2025, ekonomi tumbuh 5,64 persen (year-on-year) dan 2,22 persen (quarter-to-quarter).
Nilai PDRB Banten tahun 2025 tercatat Rp873,63 triliun atas dasar harga berlaku dan Rp560,27 triliun atas dasar harga konstan. Pertumbuhan ditopang industri pengolahan, konstruksi, dan perdagangan, serta konsumsi rumah tangga dan investasi.
Yusniar menambahkan, peningkatan konsumsi rumah tangga secara tahunan menjadi salah satu sinyal menguatnya aktivitas ekonomi.