Ikuti Kami
Jumat, 10 Juli 2026 Versi Web

Wagub Dimyati Dorong Festival Tinju dari Usia Dini, “Daripada Tawuran, Sediakan Ring”

Penulis: Tiara Herawati
Minggu, 1 Februari 2026 | 19:40 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

Dimyati juga menyoroti peran tinju dalam membangun kedisiplinan dan pengendalian emosi atlet. Setiap aturan di ring, menurutnya, melatih kontrol diri.

"Tahan menahan emosi, tinju tidak boleh menggigit, tidak boleh menendang, itu salah satu aturannya," kata Dimyati.

Lebih jauh, tinju membentuk mental petarung yang pantang menyerah. Saat terjatuh, atlet dituntut bangkit dan melawan diri sendiri.

"Seorang petinju adalah pemberani. Tinju juga membangun sportivitas dan strategi pribadi. Strategi melawan dengan aturan-aturan," katanya.

Atas dasar itu, Dimyati menegaskan perlunya memperbanyak event tinju dari skala lokal hingga internasional.

"Melalui pertandingan-pertandingan, kita juga bisa melihat kekuatan diri kita dan daerah lain," katanya.

Sementara itu, Ketua Pengprov Pertina Provinsi Banten Verry Yugangga menyatakan komitmennya untuk terus menggelar berbagai event, baik di tingkat daerah maupun dengan mengikutsertakan atlet Banten di kejuaraan nasional dan internasional. Koordinasi intens juga dilakukan dengan pengurus Pertina kabupaten/kota serta pengurus pusat.

"Baik untuk proses pencairan bibit atau untuk meningkatkan prestasi." ujarnya.

Penulis: Tiara Herawati
Minggu, 1 Februari 2026 | 19:40 WIB
Artikel Selanjutnya

Dari Kota Serang, Bibit Juara Tenis Nasional Mulai Disaring

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

↑ Kembali ke atas
Wagub Dimyati Dorong Festival Tinju dari Usia Dini, “Daripada Tawuran, Sediakan Ring”

Bagikan artikel ini melalui