Tak Sekadar Tinjau Rumah, Wabup Tangerang Bawa Pesan Penting Soal Hunian Layak hingga Judi Online
KABUPATEN TANGERANG – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, turun langsung meninjau progres pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Pasir Bolang, Kecamatan Tigaraksa, Selasa (06/01/26). Kunjungan tersebut dilakukan bersama Camat Tigaraksa, Kepala Desa Pasir Bolang, serta pejabat terkait lainnya.
Peninjauan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat, sekaligus sebagai ajang menyerap aspirasi warga secara langsung. Wabup Intan menegaskan bahwa rumah layak huni tidak selalu identik dengan ukuran besar, melainkan harus memenuhi unsur kebersihan, kerapihan, serta keamanan.
“Hunián yang layak itu, rumah tidak harus besar, yang penting rapi, bersih, dan tidak bocor. Kalau rumahnya aman dan nyaman, insyaAllah penghuninya juga lebih sehat dan tenang,” ungkap Wabup Intan.
Selain mengecek kondisi rumah warga, Wabup Intan juga mendengarkan langsung aspirasi masyarakat terkait kebutuhan Sarana Air Bersih (SAB). Ia menegaskan bahwa aspirasi tersebut akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan camat dan dinas terkait, mengingat air bersih merupakan kebutuhan dasar dan menjadi program prioritas pemerintah daerah.
“Kami mendengar langsung aspirasi warga terkait kebutuhan sarana air bersih. Ini akan kami tindaklanjuti bersama camat dan dinas Terkait agar masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya. Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting dan telah menjadi program prioritas pemerintah daerah,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Intan juga menyoroti komitmen Pemkab Tangerang dalam meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan yang mudah, cepat, dan dekat dengan masyarakat. Saat ini, sekitar 11 jenis layanan administrasi kependudukan telah didelegasikan ke tingkat kecamatan.
“Sekarang pengurusan administrasi kependudukan tidak harus ke Dukcapil. Bisa cukup di kecamatan, tidak perlu minta pengantar RT/RW bahkan bisa diantar ke rumah warga, asalkan persyaratannya lengkap dan datanya sesuai, prosesnya akan jauh lebih cepat,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa berbagai program pemerintah daerah terus digulirkan secara bertahap, salah satunya program angkutan sekolah gratis. Program ini diharapkan dapat membantu pelajar mengakses pendidikan dengan lebih aman dan nyaman.