Antusiasme peserta pun terasa kuat. Juara 1 Ngontenin Tangsel periode Desember 2025, Salsabilla Nofianti, mengaku program ini menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk berkembang.
“Program ini sangat bagus karena memberi ruang bagi warga Tangsel untuk berkarya dan menyalurkan kreativitasnya. Buat aku pribadi, ini sangat membantu untuk mengembangkan kemampuan di bidang produksi konten,” ucap Salsa, mahasiswa UIN Jakarta ini.
Ia menambahkan, keikutsertaannya juga menjadi sarana memperkenalkan karya dan komunitas yang diikutinya kepada masyarakat luas, sekaligus berkontribusi mengharumkan nama Tangerang Selatan.
Hal serupa disampaikan pemenang lainnya, Muhammad Haikal Jallalamru, warga Pamulang, yang mengaku terdorong mengikuti Ngontenin Tangsel karena kepeduliannya terhadap isu lingkungan, khususnya kondisi Pasar Ciputat.
"Kalau ditanya tentang motivasi, jelas karena Kknten saya kan tentang Pasar Ciputat. Nah, belakangan ini kan lagi viral tuh Tentang di Pasar Ciputat tuh banyak sampah, padahal di pasar itu sebenarnya Tahun 2020 itu direnovasi tapi gak di-notice sama masyarakat sekitar bahkan media gitu," tuturnya.
Menurut Haikal, Ngontenin Tangsel merupakan program yang sangat positif dan berdampak nyata bagi generasi muda. Ia berharap program serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan.
Melalui Ngontenin Tangsel, Pemkot Tangsel berharap semakin banyak masyarakat terlibat aktif menciptakan konten kreatif, positif, dan inspiratif, sekaligus memperkuat citra Kota Tangerang Selatan sebagai kota yang inovatif, kolaboratif, dan partisipatif.***