Ikuti Kami
Rabu, 8 Juli 2026 Versi Web

Promkes Puskesmas Pagedangan Bekali Anggota Saka Bakti Husada dengan Pengetahuan Gizi

Penulis: Siska Mawita
Sabtu, 20 Desember 2025 | 16:55 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

Sabtu, 20 Desember 2025 – Upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat tidak dapat dilepaskan dari peran generasi muda sebagai agen perubahan di lingkungan sekitarnya. Menyadari pentingnya investasi kesehatan sejak usia remaja, Promosi Kesehatan (Promkes) Puskesmas Pagedangan menyelenggarakan kegiatan pembinaan anggota Saka Bakti Husada (SBH) Krida Gizi dengan fokus materi antropometri dan anemia.

Kegiatan ini dirancang sebagai langkah strategis untuk membekali anggota SBH dengan pengetahuan dan keterampilan dasar gizi, sehingga mampu berperan aktif dalam mendukung upaya promotif dan preventif di masyarakat. Pembinaan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pemahaman teoritis, tetapi juga menekankan pada aspek praktik langsung yang aplikatif.

Materi antropometri disampaikan sebagai dasar penting dalam pemantauan status gizi, terutama pada kelompok remaja dan masyarakat umum. Anggota SBH diperkenalkan pada teknik pengukuran tinggi badan, berat badan, serta interpretasi hasil pengukuran untuk menentukan status gizi.

Melalui praktik langsung, peserta diajak memahami bahwa data antropometri yang akurat menjadi landasan utama dalam perencanaan intervensi gizi yang tepat sasaran.

Selain antropometri, materi anemia menjadi fokus penting dalam pembinaan ini. Anemia, khususnya pada remaja dan perempuan usia subur, masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang berdampak pada produktivitas, konsentrasi belajar, dan kualitas hidup.

Dalam sesi ini, Promkes Puskesmas Pagedangan memberikan edukasi komprehensif mengenai pengertian anemia, penyebab, tanda dan gejala, serta dampak jangka panjang apabila tidak ditangani dengan baik.

Anggota SBH juga dibekali pemahaman tentang pentingnya asupan zat besi, pola makan seimbang, serta peran tablet tambah darah sebagai upaya pencegahan.

Keunikan kegiatan pembinaan ini terletak pada metode penyampaian materi yang interaktif dan inovatif. Diskusi kelompok, simulasi, studi kasus, serta praktik pengukuran langsung menjadi bagian integral dari rangkaian kegiatan.

Penulis: Siska Mawita
Sabtu, 20 Desember 2025 | 16:55 WIB
Artikel Selanjutnya

Puskesmas Jambe Hadiri Peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Desa Tipar Raya

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

↑ Kembali ke atas
Promkes Puskesmas Pagedangan Bekali Anggota Saka Bakti Husada dengan Pengetahuan Gizi

Bagikan artikel ini melalui