Tanggul Jebol di Tigaraksa: Bupati Turun Tangan, Penanganan Darurat Dikebut di Tengah Puncak Hujan
“Di musim hujan ini, saya mohon kepada masyarakat untuk bergotong royong menjaga kebersihan, khususnya saluran-saluran air yang bisa ditangani secara manual. Mohon juga agar sampah tidak dibuang ke sungai, buanglah pada tempatnya. Setiap ada hal yang perlu ditangani, akan segera kami respon,” tegasnya.
Sementara itu, Kabid SDA Rijal memastikan pihaknya bergerak cepat menangani kerusakan sepanjang 20 meter tersebut.
“Bidang SDA akan mengangkat puing-puing robohan tersebut. Setelah dibersihkan, kami akan memasang bronjong sebagai tanggul sementara untuk mengantisipasi luapan sungai. Jika tidak sedang hujan deras mungkin air tidak meluap, tetapi apabila curah hujan tinggi, dikhawatirkan terjadi kenaikan debit air jika tidak dilakukan penanganan urgensi,” jelasnya.
Ia menambahkan, perbaikan permanen sudah disiapkan dalam anggaran 2026, sekaligus pengecekan kondisi struktur di bagian tanggul lain.
“Nantinya tanggul ini akan dibangun secara permanen pada anggaran 2026 dengan panjang kurang lebih 20 meter. Namun kami juga akan melihat struktur lain di sekitar lokasi. Jika ada bagian lain yang membutuhkan perbaikan, akan kami tangani di luar 20 meter tersebut. Tanggul ini sendiri sudah berusia sekitar 20 tahun sehingga memang sudah termakan usia,” ujarnya.***