SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang memastikan SDN Pamarican 2 akan dibangun ulang secara total pada tahun 2026. Seluruh bangunan lama akan diratakan dan diganti dengan konstruksi baru menggunakan anggaran sekitar Rp2,5 miliar.
Pembangunan ulang dilakukan karena sekolah tersebut kerap menjadi langganan banjir ketika hujan turun. Kondisi bangunan yang rusak dan area yang mudah terendam air dinilai sudah tidak layak untuk perbaikan sebagian.
Wali Kota Serang Budi Rustandi mengungkapkan bahwa Dinas Pekerjaan Umum telah mengajukan anggaran pembangunan dan seluruhnya telah disetujui.
“Semua dirobohkan total. Mereka mengajukan sekitar dua miliar setengah, dan sudah kita siapkan,” ujarnya, Senin 24 November 2025.
Ia menegaskan bahwa pembongkaran total dinilai lebih efektif dibandingkan sekadar renovasi parsial, mengingat kondisi sekolah yang sudah tidak memungkinkan untuk diperbaiki secara bertahap.
Sementara itu, Sekda Kota Serang Nanang Saefudin memastikan anggaran pembangunan SDN Pamarican 2 sudah masuk dalam rencana belanja 2026.
“Sudah kita anggarkan. Nilainya sekitar dua miliar-an,” kata Nanang.
Menurutnya, pembangunan akan dimulai setelah proses lelang selesai. Pemerintah menargetkan pekerjaan berjalan cepat agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara normal.
“Kasihan anak-anak belajar di kondisi seperti sekarang. Kami ingin pengerjaan dimulai secepatnya,” ujarnya.
Pemkot Serang berharap fasilitas baru di SDN Pamarican 2 dapat meningkatkan kenyamanan dan mutu pendidikan bagi para siswa di wilayah tersebut. ***