“Akan menjadi omon-omon kalau pegawainya tidak mendukung bahkan pesimis. Provinsi Banten berdiri tujuannya agar kita mendapatkan keadilan dari sisi keuangan maupun karir ASN. Kita harus mengelola ASN betul-betul berbasis meritokrasi, berkeadilan, punya kesempatan yang sama,” ujarnya.
Ia menuturkan bahwa seluruh ASN memiliki kewajiban yang sama dan perbedaan hanya terletak pada administrasi kepangkatan. Oleh sebab itu, ia mengingatkan bahwa peningkatan jabatan harus disertai kinerja dan mengikuti proses manajemen talenta.
“Kalau ingin naik jabatan kerja yang baik,” tegasnya.
Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Banten yang juga Plt BPSDM, Deni Hermawan, menyampaikan bahwa profiling ASN kali ini bekerja sama dengan Kantor BKN Regional 3. Total peserta mencapai 936 ASN yang terbagi dalam 10 gelombang.
“Dilaksanakan selama lima hari mulai tanggal 17 hingga 21 Nopember 2025,” ungkapnya.
Sebelumnya, Pemprov Banten telah melakukan profiling terhadap 2.300 ASN. Dengan tambahan peserta tahun ini, total 3.236 ASN tercatat telah mengikuti proses profiling sebagai bagian dari penguatan manajemen talenta ASN Pemprov Banten. ***