Santri Kota Serang Penuhi Halaman Masjid Agung, Wali Kota Budi Rustandi Serukan Santri Jadi Penjaga Moral Bangsa
“Pembangunan spiritual adalah pondasi utama bagi kemajuan kota. Karena tanpa moral yang kuat, pembangunan tidak akan punya arah,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Budi juga menyerukan kepada seluruh santri untuk meneladani perjuangan para kiai dan ulama dalam mempertahankan kemerdekaan. Nilai keikhlasan dan semangat kebangsaan para santri, katanya, harus diwarisi oleh generasi muda masa kini.
“Cinta terhadap negeri ini sama pahalanya dengan berbakti kepada orang tua. Santri harus menjadi teladan cinta tanah air, menjaga ulama, dan berperan aktif membangun bangsa,” ucapnya.
Ia berharap, peringatan Hari Santri Nasional tidak berhenti pada seremoni tahunan, melainkan menjadi momentum refleksi untuk memperkuat semangat keislaman, keindonesiaan, dan kebersamaan di Kota Serang.
“Melalui semangat Hari Santri, mari kita bersama-sama menjaga nilai keagamaan dan kebangsaan agar Kota Serang semakin religius dan harmonis,” tutupnya.
Peringatan HSN 2025 ini turut dihadiri oleh KH Matin Syarkowi, penggagas Hari Santri Nasional; Ketua DPRD Kota Serang Muji Rohman; Ketua Tanfidziyah PCNU KH Saifun Nawasi; serta para ulama, tokoh ormas Islam, dan ribuan santri yang memeriahkan malam penuh makna tersebut.