Ikuti Kami
Rabu, 8 Juli 2026 Versi Web

Dinkes Kota Tangerang Imbau Waspada Penyakit Bronkopneumonia

Penulis: Siska Mawita
Selasa, 21 Oktober 2025 | 13:55 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap penyakit bronkopneumonia, yakni salah satu infeksi akut yang menyerang jaringan paru-paru atau saluran napas kecil (bronkiolus dan alveolus).

Kepala Dinkes Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, mengatakan bahwa penyakit ini dapat menyerang siapa saja, terutama bayi, balita, anak-anak, hingga lansia, karena daya tahan tubuh mereka cenderung lebih lemah.

“Bronkopneumonia bisa berkembang cepat jika tidak dikenali sejak dini. Masyarakat perlu waspada terutama pada anak-anak dan lansia, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan bila muncul gejala,” jelas dr.

Dini, Selasa (21/10/25).

Bronkopneumonia disebabkan oleh infeksi mikroorganisme seperti virus, jamur, maupun bakteri yang menular melalui udara (percikan batuk atau bersin) dan permukaan yang terkontaminasi. Oleh karena itu, menjaga kebersihan lingkungan dan perilaku hidup bersih menjadi langkah penting dalam pencegahannya.

Ia menuturkan, gejala bronkopneumonia yang perlu diwaspadai antara lain demam tinggi di atas 38°C, badan menggigil, detak jantung cepat, batuk kering atau berdahak, sesak napas, dan napas cepat. Gejala lain yang juga dapat muncul yaitu sakit kepala, nyeri dada, hilang nafsu makan, mual, muntah, hingga diare dan dehidrasi.

Pada bayi, dapat terlihat tarikan dinding dada saat bernapas.

Adapun beberapa faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan terjadinya bronkopneumonia, di antaranya kurang asupan gizi terutama pada bayi yang tidak mendapatkan ASI eksklusif selama enam bulan, lingkungan yang tidak bersih, paparan asap rokok atau polusi udara, imunisasi yang tidak lengkap, rumah padat penduduk, ventilasi buruk, serta kebiasaan tidak mencuci tangan dengan sabun. Penyakit lain seperti campak atau HIV juga dapat memperparah risiko infeksi.

Penulis: Siska Mawita
Selasa, 21 Oktober 2025 | 13:55 WIB
Artikel Selanjutnya

Belajar dari yang Terbaik! Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Tangerang Studi Tiru ke Lebak, Siap Transformasikan Posyandu Jadi Pusat Layanan Enam Bidang SPM

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

↑ Kembali ke atas
Dinkes Kota Tangerang Imbau Waspada Penyakit Bronkopneumonia

Bagikan artikel ini melalui