Makanan Terbuang, Petani Merugi? Ini Peran Teknologi yang Bisa Mengubah Nasib Pascapanen Indonesia
Berbagai jenis teknologi bisa saling melengkapi untuk mengatasi masalah ini, mulai dari tahap pencegahan hingga pengolahan akhir. Sensor dan Internet of Things (IoT) bisa memantau kondisi makanan agar tidak cepat rusak.
Kecerdasan Buatan (AI) membantu memperkirakan jumlah stok agar tidak berlebihan. Blockchain mencatat perjalanan produk dari lahan hingga ke meja makan, sehingga jika ada masalah, sumbernya bisa cepat dilacak.
Aplikasi ponsel juga membantu konsumen mengelola makanan dengan lebih bijak, misalnya dengan memberi notifikasi saat bahan makanan hampir kedaluwarsa. Bahkan, sampah makanan yang sudah terlanjur ada bisa diolah menjadi energi (seperti biogas) atau pupuk.
Intinya, teknologi adalah alat cerdas yang membantu kita mencegah, memantau, dan mengelola sampah makanan secara efisien di semua tahap—dari petani hingga ke tangan konsumen.
Sumber :
Djaini, A., Haslinah, A., Muthmainah, H. N. 2023. Strategi Pengurangan Sampah Makanan Menggunakan Analisis Data dan Teknologi.
Jurnal Multidisiplin West Science, Vol. 02, No. 10: . 881-894
Walid, M., Hoiriyah, H., & Fikri, A. 2022. Pengembangan sistem irigasi pertanian berbasis Internet of Things (IoT).
Jurnal Mnemonik, 5(1), 31-38.