Wali Kota Tangerang Gowes ke Kantor, Tegur Warga Pembakar Sampah di Tengah Perjalanan!
TANGERANG – Ada pemandangan menarik di Kota Tangerang pada Jumat (10/10/2025) pagi. Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, tampak berangkat ke kantor dengan bersepeda, ditemani jajaran perangkat daerah.
Langkah ini bukan sekadar simbol, melainkan bentuk nyata komitmennya terhadap gerakan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) bagi pegawai Pemerintah Kota Tangerang yang kini memasuki minggu kedua penerapannya.
Sejak berangkat dari rumah, Sachrudin memanfaatkan perjalanan menuju Pusat Pemerintahan Kota Tangerang untuk memantau kondisi lingkungan secara langsung. Ia menelusuri jalanan kota sambil memperhatikan kebersihan drainase, pengelolaan sampah, hingga perilaku warga sekitar.
Menariknya, di tengah perjalanan, orang nomor satu di Kota Tangerang itu sempat menegur warga yang kedapatan membakar sampah sembarangan. Dengan tegas namun santun, ia mengingatkan pentingnya menjaga udara tetap bersih demi kesehatan bersama.
“Hari ini merupakan minggu kedua pelaksanaan resmi Hari Bebas Kendaraan Bermotor setelah pekan lalu kami melakukan uji coba. Saya telah menetapkan Keputusan Wali Kota bahwa setiap hari Jumat, pegawai Pemkot Tangerang tidak menggunakan kendaraan pribadi saat berangkat maupun pulang kantor. Mereka bisa naik kendaraan umum, bersepeda, atau memanfaatkan jasa ojek online,” jelas Sachrudin.
Kebijakan Hari Bebas Kendaraan Bermotor ini bukan tanpa alasan. Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangerang dalam mendukung Satgas Langit Biru, yang bertujuan menekan tingkat polusi udara di wilayah perkotaan.
Selain menjaga lingkungan, kebijakan ini juga diharapkan mampu mengurangi kemacetan dan memberikan dampak ekonomi positif bagi para pengemudi ojek online.
“Intinya, ini bukan sekadar soal bersepeda atau tidak membawa kendaraan pribadi, tapi tentang perubahan gaya hidup menuju kota yang lebih sehat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan,” tambahnya.
Tak hanya kepada aparatur pemerintah, Sachrudin juga mengajak seluruh masyarakat Kota Tangerang untuk ikut serta menjaga kualitas udara dan kebersihan lingkungan. Ia menekankan agar warga mulai membiasakan diri dengan transportasi ramah lingkungan serta meninggalkan kebiasaan membakar sampah.
“Ayo kita jaga bersama udara bersih di Kota Tangerang. Mulai dari langkah kecil seperti bersepeda, jalan kaki, atau naik transportasi umum, demi masa depan yang lebih sehat dan langit yang tetap biru,” pungkas Sachrudin.
Dengan gaya kepemimpinan yang langsung turun ke lapangan, aksi bersepeda Wali Kota Tangerang ini bukan sekadar simbol, melainkan pesan kuat bahwa perubahan besar untuk lingkungan bisa dimulai dari hal kecil—dan dari diri sendiri.