Hati-Hati, Konsumsi Vitamin Berlebihan Bisa Sebabkan Hipervitaminosis
Padahal, vitamin bukan pengganti makanan bergizi seimbang.
“Vitamin hanyalah suplemen tambahan. Kebutuhan utama tetap dipenuhi dari pola makan sehat, sayur, buah, protein, dan karbohidrat yang seimbang,” jelasnya.
Sementara itu, Wita, seorang penikmat gaya hidup sehat, mengaku kini lebih berhati-hati dalam mengonsumsi suplemen.
“Dulu saya sering minum vitamin hampir setiap hari tanpa aturan. Setelah tahu bisa bahaya, sekarang saya lebih pilih konsultasi dulu ke dokter agar aman,” ungkapnya.
Para ahli menyarankan agar sebelum mengonsumsi vitamin, masyarakat sebaiknya mengetahui kebutuhan tubuh masing-masing, misalnya melalui pemeriksaan kesehatan. Selain itu, memperhatikan dosis sesuai anjuran yang tertera di kemasan atau dari dokter sangat penting untuk mencegah risiko kesehatan.