Ikuti Kami
Selasa, 7 Juli 2026 Versi Web

Analisis Pangan: Garda Terdepan Menuju Hidup Sehat & Aman

Penulis: Yati Komalasari
Senin, 9 Juni 2025 | 12:56 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

DISTRIKBANTENNEWS.COM - Tahukah kamu? Lebih dari 600 juta orang setiap tahun sekitar 1 dari 10 orang di dunia terkena penyakit akibat makanan tak aman, dan sekitar 420.000 orang meninggal karena kontaminasi pangan.

Di Indonesia sendiri, pada 2019 tercatat 6.205 kasus keracunan, dengan sebagian besar berasal dari cemaran bahan kimia dan mikroba. Yuk, kita lihat lebih dalam kenapa proses ini penting bagi semua orang.

Apa Itu Analisis Pangan dan Kenapa Penting

Analisis pangan adalah serangkaian tes di laboratorium untuk mengukur kandungan gizi (seperti air, protein, lemak, karbohidrat, vitamin) sekaligus mendeteksi cemaran, baik mikrobia (bakteri, virus), zat kimia berbahaya (residu pestisida, logam berat), maupun benda asing seperti plastik atau logam kecil. Tanpa langkah ini, kita bisa jadi makan makanan yang bahaya tanpa kita sadari.

Dampak Kesehatan Tanpa Analisis Pangan

Ketika makanan tercemar, risikonya bukan main: lebih dari 200 jenis penyakit bisa muncul akibat makanan tak steril dari diare, tifus, hepatitis A, hingga kanker. Misalnya, cemaran logam berat seperti timbal atau merkuri dapat merusak saraf dan ginjal, bahkan memicu gangguan mental jangka panjang.

Menurut WHO, anak-anak di bawah 5 tahun paling rentan mereka menyumbang hingga 40 % kematian akibat penyakit bawaan makanan, setara 125.000 anak tiap tahun. Singkatnya, tanpa analisis pangan, kita memberi ruang bagi bahaya tak terlihat untuk masuk ke tubuh kita.

Fungsi Analisis Pangan

Penulis: Yati Komalasari
Senin, 9 Juni 2025 | 12:56 WIB
Artikel Selanjutnya

Rasanya Juara, Tapi Amankah? Pentingnya Analisis Mikrobiologi untuk Keamanan Pangan

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

Kentang Penyelamat Nasi Kelembekan? Ini Dia Faktanya!

Senin, 15 September 2025 | 15:04 WIB
↑ Kembali ke atas
Analisis Pangan: Garda Terdepan Menuju Hidup Sehat & Aman

Bagikan artikel ini melalui