Selain itu, Rahmat juga menyoroti pentingnya imunisasi untuk mencegah penyakit menular seperti TBC, DBD, dan campak pada anak-anak di usia yang tepat. Menurutnya, upaya ini sudah berjalan, tetapi masih perlu peningkatan koordinasi lintas sektor untuk memperkuat pelayanan kesehatan.
"Jika tidak ada gerakan sosialisasi atau penyuluhan kepada masyarakat, maka kemajuan layanan kesehatan ini tidak akan maksimal," tambahnya.
Lebih jauh, Rahmat mengajak semua stakeholder, mulai dari OPD, masyarakat, hingga kader-kader di tingkat desa, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas kesehatan. Pendekatan promotif dan preventif harus menjadi prioritas utama.
"Dengan pencegahan melalui promosi pola hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan secara teratur, kasus penyakit di masa mendatang dapat diminimalisir," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kesehatan adalah hak dan kewajiban bersama yang memerlukan partisipasi aktif dari setiap individu maupun lembaga.
"Harapan kami, masyarakat semakin sadar bahwa kesehatan adalah tanggung jawab kita bersama," tutupnya. (*)
(red)