Desa Sindangheula Menggelar Acara Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Stunting Melalui Kader Posyandu
Suheli menegaskan bahwa program Posyandu bukan sekadar mencakup kegiatan menimbang, mengukur, dan vaksinasi, tetapi juga berbagai upaya lain yang dijalankan oleh kader Posyandu untuk pencegahan stunting.
Ia berharap agar kader-kader Posyandu dapat mencapai target yang telah ditetapkan.
"Dari 100% target, kami berharap 80% dapat tercapai melalui program yang kami lakukan di Posyandu," ungkapnya.
"20% nya bisa dilakukan peningkatan pemberdayaan kader Posyandu. Meski ada berbagai kendala, seperti minimnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan Posyandu, pemerintah desa tetap berupaya melakukan sosialisasi dengan metode door-to-door ke rumah warga agar mencapai target 100% dari program kami," tambahnya.
"Harapannya, masyarakat bisa lebih dekat mengenal kader-kader Posyandu yang membantu proses alokasi target yang sudah dianggarkan oleh pemerintah desa Sindangheula," harapnya.
Suheli juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan program ini.
"Ini bukan hanya untuk kepentingan pemerintah desa, tetapi juga untuk kepentingan diri kita sendiri. Mari kita sukseskan program ini menuju Indonesia Emas 2045," serunya.
Suheli menegaskan kembali komitmen pemerintah desa dalam memastikan bahwa anggaran untuk pencegahan stunting digunakan dengan baik dan tepat sasaran. "Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk memastikan generasi mendatang tumbuh sehat dan cerdas," tegasnya.