Ikuti Kami
Kamis, 9 Juli 2026 Versi Web

BRIN Gelar Pelatihan Sertifikasi Mutu Benih Tanaman Hutan untuk Dukung Rehabilitasi Hutan dan Lahan Berkelanjutan di Banten

Penulis: Redaksi
Rabu, 14 Agustus 2024 | 11:28 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

Dede menegaskan bahwa kualitas benih dan bibit merupakan faktor kunci dalam keberhasilan program rehabilitasi hutan dan lahan. “Jika kita menggunakan benih dan bibit yang berkualitas, setidaknya 25% keberhasilan penanaman dapat dijamin, meskipun ada faktor lain yang juga mempengaruhi, seperti kondisi ekofisiologi tanaman, lingkungan perakaran, dan pemeliharaan pasca penanaman,” jelas Dede.

Lebih jauh, Dede menjelaskan bahwa kegiatan seperti pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran berbagai pihak mengenai pentingnya penggunaan benih berkualitas dalam program rehabilitasi hutan dan lahan. “Kepedulian terhadap penggunaan benih berkualitas ini sangat erat kaitannya dengan upaya mitigasi perubahan iklim, karena rehabilitasi hutan yang berhasil akan berdampak positif terhadap ekosistem dan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan,” tambahnya.

Meskipun pelatihan ini mendapat respon positif dari para peserta, Dede mengakui bahwa masih banyak tantangan yang harus dihadapi dalam memperbaiki sistem pembenihan di Indonesia. Salah satu tantangan utama adalah perlunya sistem pengawasan peredaran benih yang lebih efektif.

Dede menekankan bahwa pengawasan ini penting untuk memastikan bahwa benih dan bibit yang digunakan dalam program rehabilitasi hutan dan lahan telah memenuhi standar kualitas yang ditetapkan. Selain itu, peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penggunaan benih dan bibit bersertifikat juga menjadi tantangan yang harus diatasi.

Dalam upaya terus meningkatkan kualitas pembenihan di Indonesia, Dede mengungkapkan bahwa BRIN berencana untuk mengadakan pelatihan lanjutan pada bulan Oktober mendatang di Banten. Pelatihan tersebut akan lebih difokuskan pada peningkatan mutu bibit.

“Kami berharap bahwa melalui pelatihan lanjutan ini, pembenihan tanaman hutan di Banten dan daerah lainnya dapat semakin maju ke depannya,” tambah Dede.

Kegiatan ini merupakan bukti nyata dari komitmen BRIN dalam mendukung program rehabilitasi hutan yang berkelanjutan di Indonesia. Dengan meningkatkan kualitas benih dan bibit yang digunakan, diharapkan program rehabilitasi hutan dan lahan dapat berjalan lebih sukses, memberikan manfaat besar bagi ekosistem dan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan.

Selain itu, acara ini juga diharapkan dapat memperkuat kerjasama antara berbagai pihak, baik dari kalangan pemerintah, akademisi, praktisi, maupun masyarakat umum, dalam upaya bersama untuk menjaga kelestarian hutan di Indonesia. Dengan adanya pelatihan-pelatihan seperti ini, diharapkan kesadaran dan kepedulian terhadap pentingnya penggunaan benih dan bibit berkualitas akan terus meningkat, yang pada akhirnya akan mendukung keberhasilan program rehabilitasi hutan dan lahan serta mitigasi perubahan iklim.

Penulis: Redaksi
Rabu, 14 Agustus 2024 | 11:28 WIB
Artikel Selanjutnya

Program Dapur Hidup di Desa Haurngombong: Meningkatkan Kemandirian Pangan dan Penghasilan Keluarga

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

Hujan Ringan Melanda Banten, Waspada Perubahan Cuaca!

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:06 WIB
↑ Kembali ke atas
BRIN Gelar Pelatihan Sertifikasi Mutu Benih Tanaman Hutan untuk Dukung Rehabilitasi Hutan dan Lahan Berkelanjutan di Banten

Bagikan artikel ini melalui