Daftar isi [Tampilkan]
Sebaliknya, pada anak perempuan, tren ini meningkat seiring dengan bertambahnya usia.
Dampak dan Risiko Sadfishing
Sadfishing dapat memberikan berbagai respons, mulai dari dukungan hingga ejekan. Meskipun banyak tanggapan terhadap unggahan sadfishing bersifat positif, beberapa di antaranya bisa menambah tekanan dan kecemasan.
Nissim-Matheis memperingatkan bahwa unggahan yang tidak mendapat dukungan simpati bisa menjadi sasaran ejekan dan olok-olok, terutama jika unggahan tersebut asli.
Reena B. Patel menjelaskan bahwa sadfishing dapat memicu lonjakan dopamin ketika remaja menerima perhatian setelah memposting konten emosional, meskipun respons tersebut mungkin tidak tulus..
Penggunaan media sosial sebagai pengganti hubungan yang nyata dan mendalam dapat menyebabkan isolasi dan keputusan yang berisiko.
Cara Orangtua Menanggapi Sadfishing
Orangtua memiliki peran penting dalam mengatasi sadfishing. Mereka perlu membicarakan dan memahami apa yang anak-anak mereka pikirkan dan rasakan terkait unggahan emosional di media sosial.
Nissim-Matheis menyarankan agar orangtua tidak mengonfrontasi anak-anak tentang unggahan tersebut secara langsung, karena dapat memicu kemarahan atau rasa malu. Sebaliknya, mendekati anak dengan sikap terbuka dan lembut dapat mendorong mereka untuk berbicara.
Patel menambahkan bahwa memperkuat pentingnya interaksi langsung dan mengurangi waktu layar telah terbukti berdampak positif pada kesehatan mental remaja. Menyediakan lingkungan yang aman bagi anak-anak untuk mengungkapkan perasaan mereka tanpa rasa takut dihakimi sangatlah penting.