Sabtu, 4 Juli 2026
Login Kirim Tulisan

Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Realisasi Investasi di Provinsi Banten

BAGIKAN:
Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisat...
0
Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Realisasi Investasi di Provinsi Banten
Iklan

JAKARTA - Virgojanti, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi Banten, mengungkapkan bahwa Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) berperan penting dalam mendorong realisasi investasi di Provinsi Banten, yang pada akhirnya meningkatkan pertumbuhan ekonomi wilayah tersebut.

Pernyataan ini disampaikan Virgojanti setelah menghadiri Focus Group Discussion (FGD) tentang Pelaksanaan Gerakan Nasional BBI dan BBWI 2024 yang diselenggarakan di Hotel Fairmont, Jakarta, pada Selasa (21/5/2024).

"Kami mendapat arahan bahwa program ini dapat mendorong produktivitas daerah, meningkatkan iklim usaha bagi UMKM, mendorong masyarakat mencintai produk dalam negeri, serta pengadaan barang dan jasa dengan tingkat komponen dalam negeri yang perlu dikembangkan," kata Virgojanti.

Provinsi Banten adalah provinsi pertama yang melaksanakan Kick Off Gernas BBI dan BBWI. Menurut Virgojanti, gerakan ini penting untuk menumbuhkan pelaku UMKM di Indonesia, termasuk di Provinsi Banten.

"Kami mendorong UMKM untuk meningkatkan kelas dan diterima oleh masyarakat dalam rangka meningkatkan pendapatan perkapita. Ini pada akhirnya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut," ujar Virgojanti.

Virgojanti juga menambahkan bahwa ada pergeseran pada pelaku usaha. Jika sebelumnya tidak banyak yang bergerak di bidang farmasi dan peralatan kedokteran, kini sudah mulai ada realisasi di bidang tersebut, terutama di Provinsi Banten.

"Bangga Buatan Indonesia dan Penerapan TKDN dengan komponen dalam negeri 40%, yang biasanya dari luar negeri sekarang diproduksi di Indonesia. Ini membuka kesempatan kerja dan lapangan usaha," ungkapnya.

Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Odo RM Manuhutu, juga mengajak untuk meningkatkan kerja sama untuk hasil yang lebih baik sebagai tindak lanjut dari FGD ini.

Tindak lanjut lainnya dari FGD ini antara lain menjaga keberlanjutan pelaksanaan Gernas BBI/PDN/BBWI yang berdampak dan memberi manfaat bagi perekonomian daerah, fokus pada pendampingan/pelatihan yang dibutuhkan UMKM, kolaborasi seluruh Satker/OPD untuk pelaksanaan Gernas BBI/PDN/BBWI di masing-masing daerah termasuk penganggarannya, dan optimalisasi event besar yang berkualitas untuk meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus meningkatkan transaksi penjualan UMKM.

"Ke depan kita harapkan tumbuh usaha-usaha baru yang lebih berpihak pada pengusaha-pengusaha lokal," pungkas Virgojanti.

(her/red)

Iklan
Temu Mitra Usaha Mikro 2024: Langkah Nyata Membangun Kemitraan dan Meningkatkan Produktivitas Usaha Mikro di Kabupaten Tangerang
Artikel Selanjutnya

Temu Mitra Usaha Mikro 2024: Langkah Nyata Membangun Kemitraan dan Meningkatkan Produktivitas Usaha Mikro di Kabupaten Tangerang

Iklan
Iklan
Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 21 Mei 2024, 22:55 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:50 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini