Di masa lalu, Stasiun Serang juga pernah menjadi tempat persinggahan beberapa kereta api jarak jauh dan lokal, seperti KA Banten Ekspres, KA Patas Merak, KA Kalimaya, dan KA Krakatau. Namun, sejak tahun 2017, kereta api-kereta api tersebut sudah tidak beroperasi lagi, karena digantikan oleh layanan KRL Commuter Line atau dipangkas rutenya.
Stasiun Serang tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga sebagai saksi sejarah dan budaya. Bangunan Stasiun Serang telah dijadikan sebagai situs cagar budaya oleh Pemerintah Provinsi Banten, karena memiliki nilai arsitektur, sejarah, dan sosial yang tinggi.
Bangunan ini juga menjadi salah satu ikon Kota Serang, yang menunjukkan identitas dan kekayaan daerah.
Penutup
Stasiun Serang adalah stasiun kereta api yang memiliki sejarah dan fungsi yang penting bagi Kota Serang dan Provinsi Banten. Stasiun ini menjadi tempat berangkat dan tiba bagi para penumpang yang ingin bepergian ke kota-kota lain di sepanjang jalur Rangkasbitung–Merak.
Stasiun ini juga menjadi situs cagar budaya yang menampilkan arsitektur Indis yang khas dan bersejarah. Stasiun Serang adalah salah satu warisan budaya yang harus dilestarikan dan dijaga keberadaannya.
Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Terima kasih telah membaca.
seperti biasa Salam Literas!
red