Dalam kesempatan itu, Al Muktabar mengungkapkan saat ini terdapat beberapa tantangan yang akan dihadapi oleh generasi muda. Di antaranya perkembangan teknologi dan lainnya.
Para guru dan tenaga pendidikan diharapkan mampu menyesuaikan hal tersebut.
"Saat ini kita tidak bisa menghindar dari literasi digital. Saya meminta para siswa harus mampu menguasai bahasa coding dan minimal 2 bahasa," jelasnya.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Tabrani dalam laporannya menyampaikan kegiatan Jalan Sehat tersebut diikuti para Kepala Sekolah, Guru, Pengawas, Tenaga Pendidikan, hingga perwakilan siswa.
"Jalan sehat ini sebagai ajang silaturahmi sekaligus melepas kerinduan kami kepada pemimpin kami, dan diharapkan mudah-mudahan Bapak (Pj Gubernur Banten) dapat selalu bertemu dengan kami dan tetap memperhatikan kami," tandasnya.
Turut hadir pada kesempatan tersebut, Pj Sekda Provinsi Banten Virgojanti, Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten Yeremia Mendrofa, serta sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemprov Banten dan tamu undangan yang lainnya.
Adapun untuk rute jalan sehat tersebut, dimulai dari pelepasan di Lapangan Setda Provinsi Banten menuju perempatan lampu merah Boru dan kembali ke arah Lapangan Setda Provinsi Banten.
Jumlah peserta diperkirakan mencapai puluhan ribu orang. Hal itu terpantau saat rombongan jalan sehat yang dilepas sudah menempuh rute Menuju perempatan Boru, Kota Serang dan kembali finish di Lapangan Setda Provinsi Banten, KP3B Curug.