Dalam sambutannya, Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma'ruf Amin mengungkapkan, dalam dua tahun terakhir sektor pertanian mampu membuktikan sebagai bantalan ekonomi pada pemulihan ekonomi.
“Sektor Pertanian mampu mencukupi kebutuhan pangan. Produksi beras mencapai 31,5 juta ton. Ekspor Pertanian 2022 mencapai Rp 658 triliun,” ungkapnya.
“NTP (Nilai Tukar Petani, red) meningkat sebagai cerminan kesejahteraan petani yang semakin membaik,” tambah Wapres KH Ma’ruf Amin..
Masih menurut Wapres KH Ma’ruf Amin, harga pangan relatif terjaga yang ditunjukkan pula oleh tingkat inflasi yang terkendali dan terjaga.
Sementara Menteri Pertanian Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo mengatakan, Penghargaan Adhikarya Pembangunan Pertanian sebagai wujud apresiasi kepada para pihak yang telah mencurahkan tenaga, pikiran, dan dedikasi dalam pembangunan pertanian Indonesia.
Dikatakan, semua pihak masih dituntut bekerja lebih keras lagi karena pertumbuhan sektor pertanian masih di bawah sebelum pandemi Covid-19. Konsentrasi peningkatan tanaman pangan harus ditingkatkan karena konsumsi beras Nasional terus meningkat.
Peningkatan keragaman pangan lokal juga didorong karena Indonesia kaya sumber pangan.
Pewarta: Yani
Editor: Herfa