Senin, 6 Juli 2026
Login Kirim Tulisan

Diskominfosatik Kabupaten Serang Berdayakan KIM Turunkan Stunting

BAGIKAN:
Diskominfosatik Kabupaten Serang Berdayakan KIM Turunkan Stu...
0
Diskominfosatik Kabupaten Serang Berdayakan KIM Turunkan Stunting
Iklan

DBN Kabupaten Serang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosatik) memberdayakan Kelompok Informasi Masyarakat atau KIM yang tersebar di 29 kecamatan untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Serang. Mengingat dalam upaya menurunkan stunting merupakan tanggung jawab semua elemen masyarakat, bukan hanya Dinas Kesehatan (Dinkes) maupun Dinas Keluarga Berencana Pemberdsayaan Perempuan dna Pelrindungan Anak (DKBP3A).

Hal itu terungkap pada Pembinaan dan Pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) bertemakan ’Turunkan Stunting melalui Pemberdayaan peran KIM’ di Gedung D Universitas Primagraha (UPG) Cinanggung Kota Serang pada Kamis, 13 Juli 2023. Kegiatan merupakan kolaborasi antara Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Provinsi Banten dan Diskominfosatik Kabupaten Serang.

Diskominfosatik Kabupaten Serang Berdayakan KIM Turunkan Stunting
Diskominfosatik Kabupaten Serang

Kepala Diskominfosatik Kabupaten Serang Haerofiatna mengatakan bahwa peran KIM sejak dulu sangat dibutuhkan pro aktifnya, karena kuncinya KIM adalah informasi di masyarakat yang paling bawah dibandingkan dengan media sosial (medsos) yang ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Serang. Sehingga KIM diperlukan sampai Diskominfosatik memberikan stimulan yaitu bantuan.

”Tujuannya untuk membantu seperti halnya kondisi stunting yang ada di Kabupaten Serang, agar semua masyarakat dan pejabat publik tahu dimana lokasi-lokasi stunting agar titik sasarannya tepat untuk di siasati dan di solusikan,”ujarnya.

Meski belum maksimal, Haerofiatna memastikan sudah ada beberapa KIM yang sudah berjalan dalam melaksanakan tugas pokok fungsi (tupoksi) nya baik di Kecamatan Bojonegara dan Pulo Ampel. ”Kepedulian masyarakat tentang KIM belum menguasai, belum tahu dampaknya seperti apa.

Padahal, KIM ini luar biasa dampaknya untuk masyarakat Kabupaten Serang,”ungkapnya.

Kepala Pelaksana Tugas (Plt) Diskominfo SP Provinsi Banten Nana Suryana mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan merupakan kewajiban semua pihak, terutama diharapkan kepada kelompok informasi masyarakat yang terbentuk bisa menyampaikan informasi khususnya terkait stunting. ”Minimal mereka mengenal apa itu stunting, kemudian bagaimana melihat gejala atau ciri-ciri stunting, berapa jumlah objek atau penderita stunting atau gizi buruk, kemudian tahu upaya penanganannya seperti apa,”katanya.

Meski begitu, menurut Nana upaya tersebut tidak bisa dilakukan sekaligus namun secara bertahap. ”Ini perlu kerjasama, jadi kami harapkan peran penting dari KIM salah satunya itu bisa menyampaikan kepada masyarakat khususunya tentang stunting, kita fokus pada stunting,”ujarnya.

Iklan
Launching Komunitas Masyarakat Cinta Bumi (MCB) Manfaatkan Lahar Tidur Menjadi Produktif.
Artikel Selanjutnya

Launching Komunitas Masyarakat Cinta Bumi (MCB) Manfaatkan Lahar Tidur Menjadi Produktif.

Iklan
Iklan
Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 13 Juli 2023, 11:37 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini