Gandeng Youtuber dan Pengusaha Muda, Kemenkominfo dan Lazada Beri Jurus Jitu Pemasaran Digital Kepada 1000 UMKM.
Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Muhammad Tranggono, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para pelaku UMKM yang telah berperan besar menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi di provinsi Banten selama dua tahun masa pandemi.
“Angka inflasi provinsi Banten berada di bawah inflasi nasional dan angka pertumbuhan ekonomi berada di atas index pertumbuhan ekonomi nasional. Tidak bisa dipungkiri salah satu kontribusi keberhasilan ini berasal dari bapak-ibu pelaku UMKM”.
Selanjutnya, Tranggono menyampaikan bahwa Provinsi Banten akan berkesinambungan melakukan pembinaan kepada UMKM lewat kolaborasi dengan berbagai pihak.
Mewakili Lazada Indonesia, sebagai platform yang mendukung penuh acara Akar Digital, Jurus Jitu untuk Jadi 1000 UMKM Cemerlang, Direktur Eksekutif Lazada Indonesia, Ferry Kusnowo, menjelaskan: “Sejak hadir di Indonesia tahun 2012, Lazada Indonesia terus berkomitmen untuk mendukung pemberdayaan UMKM di Indonesia. Lewat Gerakan AKAR Digital Indonesia, Lazada terus berkolaborasi dengan berbagai mitra strategis, baik dengan pemerintah maupun dengan pihak swasta, untuk mengakselerasi pengembangan UMKM lewat e-commerce. Dengan berbagai pelatihan dan penyediaan fitur e-commerce yang mumpuni, kami berharap UMKM Indonesia bisa terus mengembangkan bisnisnya”.
Lebih lanjut, Ferry berharap, “Pelaku usaha yang masuk ke Lazada bisa terus naik kelas, dari mikro ke kecil, kecil ke menengah, menguasai pasar Indonesia, hingga akhirnya mampu merambah pasar luar negeri dan menjadi eksportir.”
Pada kesempatan yang sama, CEO Social Bread Indonesia, Edho Zell, serta pengusaha muda inspiratif, Affan Arisga membagikan pengalaman dan pengetahuan mereka tentang bagaimana membangun, mempertahankan, dan mengembangkan bisnis lewat platform e-commerce dan media sosial.
Edho Zell, yang juga merupakan Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Kreativitas Siberkreasi, memberikan materi yang berfokus pada kecakapan berkomunikasi di ranah digital, mengingat mengingat jumlah pengguna internet di Indonesia yang sudah mencapai 210 juta orang.
“Jika jumlah ini mendapatkan pengetahuan literasi digital, tentu akan berdampak sangat baik bagi Indonesia. Terutama dari sisi perekonomian,” demikian ungkap Edho.. .